Ucapan Maaf Fajar/Rian Setelah Tersingkir dari Olimpiade 2024
Fajar Alfian mengakui bahwa dirinya tidak puas dengan hasil yang diperoleh di Olimpiade 2024. Halaman all
(Kompas.com) 01/08/24 20:43 12914271
KOMPAS.com - Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, meminta maaf kepada publik Tanah Air seusai gugur di Olimpiade Paris 2024.
Fajar/Rian harus menerima kenyataan tersingkir di perempat final Olimpiade 2024 setelah kalah dari wakil China, Liang Wei Keng/Wang Chang.
Laga Fajar/Rian vs Liang/Wang dalam jadwal Olimpiade 2024 bergulir di La Chapellee Arena pada Kamis (1/8/2024) malam WIB.
Fajar/Rian menelan kekalahan straight game atau dua gim langsung dari Liang/Wang dengan skor 22-24, 20-22.
Selepas pertandingan, Fajar Alfian mengucapkan permohonan maaf karena dirinya dan Rian tak bisa melangkah jauh di Olimpiade 2024.
Pebulu tangkis berumur 29 tahun itu mengakui bahwa dirinya tidak puas dengan hasil yang diperoleh di Olimpiade 2024.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat Indonesia, PBSI, NOC karena belum belum bisa melaju ke babak berikutnya,” kata Fajar.
“Tidak ada atlet yang mau kalah dan kami kecewa,” imbuh pebulu tangkis spesialis ganda putra yang menjuarai All England 2023 itu.
“Memang tidak ada yang tak mungkin, bisa saja kami bermain di Olimpiade berikutnya tetapi kami realistis, umurnya tidak muda lagi,” ungkap dia.
View this post on Instagram
Eks ganda putra ranking satu dunia itu lalu menjelaskan, dirinya dan Rian sebetulnya sudah mengeluarkan seluruh kemampuan di atas lapangan.
Namun, Fajar/Rian kerap melakukan kesalahan yang memudahkan Liang/Wang dalam mencuri poin.
“Kami patut bersyukur bisa bermain di Olimpiade pertama ini. Apa pun hasilnya, kami sudah maksimal,” ujar Fajar.
“Lawan lebih yakin di akhir-akhir poin, kami sudah mencoba melawan tetapi kami malah melakukan kesalahan sendiri.”
“Dari segi persiapan kami sudah maksimal, sebulan di Jakarta, 10 hari training camp di Chambly,” tuturnya.
Tersingkirnya Fajar/Rian membuat asa Indonesia di cabang badminton Olimpiade 2024 tinggal menyisakan Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri).
Gregoria akan menjalani pertandingan menghadapi wakil Korea Selatan, Kim Ga Eun, dalam 16 besar Olimpiade 2024 pada Kamis (1/8/2024) atau Jumat (2/8/2024) dini hari WIB.
Cabor bulu tangkis selalu mempersembahkan emas bagi Merah Putih untuk setiap edisi Olimpiade sejak Barcelona 1992, kecuali pada Olimpiade London 2012.
#fajar-alfian-muhammad-rian-ardianto #olimpiade-paris-2024 #muhammad-rian-ardianto #fajar-alfian