PKB-Gerindra Ancam Bentuk Koalisi Baru jika PDI-P Tak Duetkan Tri Adhianto dengan Abdul Harris Bobihoe
Jika permintaan tersebut tak dipenuhi, PKB mengancam akan membentuk koalisi baru dengan Gerindra untuk melawan Tri Adhianto. Halaman all
(Kompas.com) 01/08/24 20:43 12914273
BEKASI, KOMPAS.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra meminta PDI Perjuangan menduetkan Ketua DPC PDI-P Tri Adhianto dengan Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe, pada Pilkada Kota Bekasi 2024.
Jika permintaan tersebut tak dipenuhi, PKB mengancam akan membentuk koalisi baru dengan Gerindra untuk melawan Tri Adhianto.
“Kalau Bang Harris diterima (sebagai calon wali kota Bekasi), berarti (koalisi) include PKB dengan Gerindra di dalamnya. Tapi kalau tertolak, ya berarti include PKB-Gerindra tertolak,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Bekasi, Rizki Topananda, kepada wartawan, Kamis (1/8/2024).
Rizki mengatakan, partainya dan Gerindra bisa saja mengusung calon wali kota dan calon wakil wali kota tanpa berkoalisi dengan PDI-P.
Namun, hal tersebut menjadi pilihan terakhir yang hanya akan direalisasikan jika PDI-P enggan memenuhi syarat yang diajukan PKB dan Gerindra.
"Maka ketika itu terjadi, kita berdua (PKB dan Gerindra) melaju sendiri bisa. Artinya kita bikin poros baru, punya calon baru, itu kan ada kemungkinan di situ kalau opsi paling pahit tidak diterima," kata Rizki.
Meski demikian, Rizki menuturkan bahwa sejauh ini komunikasi partainya dengan Tri Adhianto cukup positif dan baik.
Ia pun optimistis Tri Adhianto bakal menggandeng Abdul Harris Bobihoe pada Pilkada Kota Bekasi 2024.
"Sejauh ini komunikasi intens kita sudah cukup positif bahwa ya proses antara Mas Tri dengan Bang Harris sudah berprogres baik menuju berpasangan sudah cukup baik," tambahnya.
Lebih lanjut, Rizki menyebut, sebelum memberikan dukungan ke Tri Adhianto, PKB sudah lebih dulu berkoalisi dengan Gerindra serta menyiapkan nama untuk diusung pada Pilkada Kota Bekasi 2024.
"Kita lebih dulu bentuk koalisi partai PKB-Gerindra, itu bukan hanya pilkada tetapi perjalanan ke depan kita akan sinergi terus baik di eksekutif atau legislatif," ucap dia.
Diketahui sebelumnya, DPD PKB Kota Bekasi mendeklarasikan dukungan untuk Tri Adhianto sebagai bakal calon wali kota Bekasi pada Pilkada 2024 .
Dukungan tersebut disampaikan setelah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Jawa Barat menyerahkan surat penetapan tahap I untuk Tri, Jumat (26/7/2024).
Adapun pada Pemilu Legislatif (Pileg) Kota Bekasi 2024, Gerindra mengantongi enam kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), sedangkan PKB mengamankan lima kursi DPRD Kota Bekasi.
Sementara, untuk mengusung calon wali kota dan wakil wali kota Bekasi, dibutuhkan sedikitnya 10 kursi DPRD.
Hal ini sesuai dengan ketentuan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada yang menyatakan bahwa kepala daerah diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik dengan perolehan paling sedikit 20 persen kursi dari jumlah total kursi DPRD atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilu anggota DPRD di daerah yang bersangkutan.