Ikuti Pengobatan Rasulullah, Banyak Juara Olimpiade Berbekam, Apa Rahasianya?
Keberhasilan metode ini terletak pada dibersihkannya tubuh dari darah yang rusak.
(Republika) 02/08/24 05:12 12963186
REPUBLIKA.CO.ID, Olimpiade 2024 sedang digelar di Paris, Prancis. Salah satu olahraga favorit yang paling banyak ditonton adalah renang. Pada tahun ini, ada 854 atlet dari 187 negara yang berkompetisi.
Adam Peaty meraih medali perak di nomor 100 meter gaya dada, dengan hanya kalah 0,02 detik dari perenang Italia, Nicolo Martinenghi, pada akhir pekan lalu. Pada Ahad (28/7/2024), Martinenghi dari Italia meraih kemenangan dengan membawa lingkaran merah tua di punggungnya.
Pada Olimpiade Rio tahun 2016, para perenang dan pesenam, terutama Tim Amerika Serikat, termasuk Michael Phelps, juga terlihat memiliki titik-titik misterius yang terlihat seperti memar. Tanda-tanda aneh tersebut juga tidak luput dari perhatian para penggemar Olimpiade di tahun 2024. Satu orang bertanya di Reddit: "Mengapa begitu banyak atlet Olimpiade yang ditutupi lingkaran merah besar?"
Satu orang menggunakan X untuk menjelaskan masalah ini: "Pernahkah Anda melihat perenang dan atlet lain di Olimpiade dengan tanda bulat besar di tubuh mereka? Itu adalah bekam kering dan saya jamin tidak sakit," sementara yang lain menambahkan: "Saat Anda menonton Olimpiade dan berpikir \'Tanda lahir yang aneh...\' oh, benar ini Olimpiade, mereka melakukan bekam."
Pesenam Alexander Naddour mengatakan kepada USA Today pada tahun 2016 bahwa bekam adalah \'rahasia\' kesehatannya. Dia menambahkan: "Ini lebih baik daripada uang yang pernah saya habiskan untuk hal lain."
Di luar Olimpiade, pemain bola basket Kyle Singler juga memuji terapi bekam. "Memar-memarnya memang terlihat lebih parah dari yang sebenarnya, tapi manfaatnya sangat besar," katanya.
Berbekam adalah teknik pengobatan yang diwariskan Rasulullah SAW. Rasulullah berbekam dan memberi imbalan kepada jasa tukang bekam. Beliau SAW melakukan bekam di kedua sisi badan di samping leher dan di bahu depan. Beliau melakukan bekam dalam kurun waktu tujuh belas, sembilan belas dan dua puluh satu hari.
Dari Ibnu Mas\'ud RA, ia berkata, "Rasulullah SAW berbicara tentang malam Isra saat beliau menunaikan perjalanan di malam hari bahwa tidaklah beliau melewati sekumpulan malaikat melainkan mereka menyuruh beliau dengan mengatakan, \'Perintahlah umatmu untuk melakukan bekam\'." (HR at-Tirmidzi, Ahmad).
Ali bin Abi Thalib berkata, \'\'Jibril datang kepada Nabi Muhammad SAW dengan perintah berbekam pada titik al-akhdain (urat leher) dan al-kahil (pundak).\'\' (Al Dailami). Riwayat lain dari Shuhaib, Rasulullah bersabda, \'\'Berbekamlah di tengah tengkuk karena hal itu dapat menyembuhkan 72 macam penyakit.\'\'
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Muhammad Amin Syaikhu, ilmuwan asal Suriah, tentang mekanisme kesembuhan yang diperoleh dari metode bekam, keberhasilan metode ini terletak pada dibersihkannya tubuh dari darah rusak yang menghambat berjalannya fungsi-fungsi dan tugas-tugas tubuh secara sempurna.
Dalam teori pengobatan modern, dikenal adanya titik-titik bekam yang tidak berbeda dengan titik pijat. Dalam teori tersebut, terungkap bahwa tubuh manusia terdiri atas 12 saluran utama dan empat saluran tambahan yang semuanya mengandung unsur magnet.
Selama unsur itu bekerja dengan baik, tanpa ada halangan sedikit pun, orang tersebut berada dalam kondisi kesehatan yang prima. Namun, jika terjadi penyumbatan pada saluran ini, muncul masalah-masalah di beberapa bagian tubuh.
Sebagai contoh, penyakit liver mempunyai titik-titik tertentu yang juga memiliki karakteristik tertentu pula. Demikian pula dengan penyakit jantung dan penyakit-penyakit yang lainnya. Jika terjadi sesuatu pada titik-titik tertentu, harus dilakukan tindakan yang sesuai. Oleh karena itu, Rasulullah mengajarkan umatnya untuk melakukan pembekaman pada titik-titik tersebut untuk menjaga kesehatan.
Aiman bin Abdul Fattah dalam Keajaiban Thibbun Nabawi: Bukti Ilmiah dan Rahasia Kesembuhan dalam Metode Pengobatan Nabawi menjelaskan, berdasarkan hasil tim laboratorium yang mengadakan penelitian darah yang keluar dari titik-titik bekam, ada beberapa hasil yang didapatkan. Pertama, terapi bekam melindungi dan sekaligus menguatkan unsur-unsur sistem kekebalan.
Kedua, proses bekam membuang sel-sel darah merah yang rusak dan darah yang tidak dibutuhkan lagi. Ketiga, kapasitas ikatan zat besi dalam darah bekam tinggi sekali (550-1100). Satu hal yang menunjukkan bahwa bekam mempertahankan zat besi yang ada dalam tubuh tidak ikut keluar bersama darah yang dikeluarkan sehingga dapat membentuk sel-sel muda yang baru.
Keempat, kandungan sel darah merah atau sel darah putih dalam darah bekam tinggi sekali. Ini menunjukkan bahwa proses bekam berhasil mengeluarkan semua kotoran, sisa, dan endapan darah sehingga mendorong kembali aktifnya seluruh sistem dan organ tubuh.
#atlet-berbekam #atlet-olimpiade-berbekam #bekam-atlet-olimpiade #juara-olimpiade-berbekam #juara-renang-olimpiade-bekam #bekam-di-olimpiade