Kredit Investasi Tinggi, OJK Sebut Sektor Riil Optimistis

Kredit Investasi Tinggi, OJK Sebut Sektor Riil Optimistis

Pertumbuhan kredit paruh pertama tahun ini didorong oleh kredit investasi yang meningkat lebih tinggi dibandingkan total kredit nasional. - Halaman all

(InvestorID) 02/08/24 17:59 13025842

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan pertumbuhan kredit pada paruh pertama tahun ini sebesar 12,36% secara year on year (yoy) mencapai Rp 7.478 triliun. Pertumbuhan tersebut utamanya didorong dari kredit investasi yang tumbuh tinggi 15,09% (yoy).

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, kredit modal kerja naik 11,68% (yoy) pada semester I-2024. “Kalau melihat tingkat pertumbuhan kredit, utamanya kredit investasi yang tinggi, maka kami melihat bahwa optimisme terhadap pertumbuhan dari dunia usaha itu tetap tinggi,” ujar Mahendra dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Jumat (2/8/2024).

Dia menambahkan, apabila mengacu angka PMI yang menurun juga bisa dilihat dari kredit modal kerja yang lebih rendah pertumbuhannya dibandingkan dengan kredit investasi. “Artinya, untuk keseluruhan confident industri dan manufaktur tetap terjaga baik dari pertumbuhan kredit investasi lebih tinggi dari modal kerja,” tutur Mahendra.

Pertumbuhan kredit perbankan juga didukung oleh pendanaan yang juga meningkat, terlihat dari dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun naik 8,45% (yoy) menjadi Rp 8.722 triliun, dengan giro sebagai kontributor utama meningkat 13,48% (yoy).

Likuiditas perbankan pada Juni 2024 memadai dengan rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit 
(AL/NCD) dan Alat Likuid/DPK (AL/DPK) masing-masing tercatat sebesar 112,33% dan 25,37%, 
jauh di atas threshold masing-masing sebesar 50% dan 10%. Risiko kredit perbankan juga 
terjaga dengan rasio non performing loan (NPL) net dan NPL gross yang tetap rendah di 
bawah ambang batas, masing-masing berada di 0,78% dan 2,26%. 


“Di tengah meningkatnya ketidakpastian perekonomian dan gejolak geopolitik global, 
kinerja industri perbankan Indonesia per Juni 2024 terjaga stabil, didukung dengan tingkat 
permodalan atau capital adequacy ratio (CAR) perbankan yang tinggi sebesar 26,18%,” ungkap Mahendra. 


Dalam rangka menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan meningkatkan peran sektor jasa 
keuangan bagi pertumbuhan ekonomi nasional, OJK senantiasa mencermati dinamika global dan potensi dampak rambatannya terhadap 
sektor jasa keuangan agar dapat mengambil langkah antisipatif.

“Serta meminta industri jasa 
keuangan untuk melakukan langkah mitigasi yang diperlukan. Koordinasi dengan anggota 
KSSK juga terus ditingkatkan, disertai komitmen untuk mengeluarkan kebijakan yang 
dibutuhkan secara tepat guna dan tepat waktu,” imbuh dia.

Editor: Nida Sahara (niidassahara@gmail.com )

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #ojk #kredit-investasi #kredit-modal-kerja #pmi #mahendra-siregar #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/finance/368973/kredit-investasi-tinggi-ojk-sebutsektor-riil-optimistis