Kesal Tak Diberi Uang, Anak Punk Diduga Mabuk Acungkan Sajam ke Pengunjung Warkop di Bekasi
Kejadian bermula ketika anak punk yang diduga sedang mabuk tersebut mendatangi warkop untuk meminta uang ke pengunjung. Halaman all
(Kompas.com) 02/08/24 22:40 13050462
BEKASI, KOMPAS.com - Seorang anak punk mengamuk dan menodongkan senjata tajam (sajam) ke pengunjung warung kopi (warkop) di Vida, Bumipala, Mustikajaya, Kota Bekasi, Kamis (1/8/2024) sekitar pukul 21.30 WIB.
Kejadian bermula ketika anak punk yang diduga sedang mabuk tersebut mendatangi warkop untuk meminta uang ke pengunjung.
"Kronologinya, saya dan teman saya lagi nongkrong. Sekitar setengah 10 malam, datang seorang anak punk, datang-datang malak. Kelihatan (mabuk) dari cara bicaranya dan enggak bisa kontrol emosinya," kata Bagas (24), salah satu pengunjung warkop, saat dikonfirmasi, Jumat (1/8/2024).
Bagas dan temanya tidak memberikan uang ke anak punk itu. Sebagai gantinya, teman Bagas memberi rokok.
Namun anak punk tersebut menolak dan terjadilah cekcok.
"Teman saya sudah memberikan rokok namun ditolak, akhirnya saya tersulut emosi dan menimbulkan percekcokan," ujar Bagas.
Anak punk itu sempat meninggalkan warkop. Tak lama, ia kembali datang membawa senjata tajam jenis pisau.
"Saya kira anak punk tersebut pulang, ternyata balik lagi membawa sajam. Dia mengambil (sajam) di pecel ayam samping warkop," kata Bagas.
Pisau tersebut sempat diacungkan oleh si anak punk ke Bagas dan temannya. Namun, setelah dihardik oleh para pengunjung warkop, anak punk itu meninggalkan lokasi.
Tak ada pihak yang terluka dalam peristiwa ini.
Bagas mengungkapkan, ia belum membuat laporan polisi terkait kejadian tersebut.
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Bantargebang AKP Sukarna menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami segera melakukan pengecekan TKP," kata Sukarna.
Adapun peristiwa ini viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @bekasi.terkini. Dalam video tersebut, tampak pengunjung warkop semula sedang mengobrol dan menikmati makanan.
Namun, keributan terjadi setelah adanya anak punk yang mendatangi warkop. Beberapa pengjung berlari menjauh ketika mengetahui anak punk tersebut membawa sajam.
Kendati demikian, tidak terlihat aksi saling pukul dalam insiden tersebut.