"Influencer Parenting" Aniaya Balita, Kriminolog: Kemampuan di Bidang Tertentu Tak Selalu Menjamin Mampu Kendalikan Emosi
Influencer parenting aniaya balita di Depok. Kriminolog sebut kemampuan di bidang tertentu tak selalu menjamin seseorang bisa kendalikan emosi. Halaman all
(Kompas.com) 02/08/24 23:39 13055265
JAKARTA, KOMPAS.com - Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Haniva Hasna menyebut, kemampuan seseorang di bidang tertentu tak selalu menjamin bahwa orang tersebut mampu mengendalikan emosinya dengan baik.
Hal ini ia sampaikan berkaitan dengan kasus penganiayaan balita yang dilakukan oleh pemilik daycare Winsen School Depok sekaligus influencer parenting, Meita Irianty.
"(Orang yang) Cakap dalam berbicara dan penguasaan materi parenting, atau orang-orang yang pintar dalam ilmu-ilmu tertentu tidak (selalu) berbanding lurus dengan penguasaan emosional," kata Haniva dikutip dari YouTube Kompas TV, Kamis (1/8/2024).
"Sehingga ketika ada tekanan, ada stres, ada sesuatu yang dianggap tidak enak, dia melakukan penganiayaan atau kekerasan," sambungnya.
Meski begitu, Haniva menyampaikan bahwa perlu ada pemeriksaan lebih lanjut terkait alasan Meita menganiaya balita.
Hal ini penting dilakukan untuk mencari tahu apakah Meita baru sekali atau sudah terbiasa melakukan kekerasan terhadap orang sekitar.
"Ini yang harus kita ketahui (apakah pelaku baru sekali atau terbiasa melakukan kekerasan), kepolisian nanti bisa menanyakan ke orang-orang atau karyawannya (pelaku), atau guru-guru atau pengasuh yang ada di situ (daycare milik Meita), apakah selama ini mengalami kekerasan baik verbal maupun fisik, ini yang harus kita ketahui," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Meita diduga menganiaya balita berinisial MK yang dititipkan di daycare miliknya pada Senin, (10/7/2024).
Dalam rekaman CCTV yang diterima Kompas.com, MK saat itu sedang bersama bocah lainnya di salah satu ruangan sambil menangis.
Tak berselang lama, seseorang yang diduga Meita masuk ke ruangan. MK langsung memeluk kaki kiri Meita sambil menangis histeris.
Tanpa alasan pasti, Meita menganiaya MK sampai bocah malang itu terjatuh.
Tak berselang lama, Meita meninggalkan MK bersama satu bocah di dalam ruangan tersebut.
Orangtua MK langsung membuat laporan polisi di Polres Metro Depok pada Senin (29/7/2024).
Orangtua MK juga telah mengadukan kasus penganiayaan anaknya ini ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Selasa (30/7/2024).
Polisi pun telah menetapkan Meita sebagai tersangka. Pelaku mengakui perbuatannya ke polisi.
#pemilik-daycare-aniaya-balita #balita-dianiaya-di-daycare #pemilik-daycare-ditangkap-polisi #meita-irianty-pemilik-daycare-depok #meita-irianty