Persis Vs Persija: Manahan Tantangan Macan, Bola Mati Jadi Perhatian
Pelatih Persija, Carlos Pena, menyebut Persis lawan sulit. Persis main di rumah sendiri dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2024.
(Kompas.com) 03/08/24 12:30 13117067
KOMPAS.com – Pelatih Persija, Carlos Pena, menyebut Persis Solo sebagai lawan sulit. Persis bermain di rumah sendiri dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2024.
Duel perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2024 antara Persis vs Persija akan berlangsung di Stadion Manahan Solo, Sabtu (3/8/2024) malam.
"Kami sedang mempersiapkan diri menuju kompetisi yang sebenarnya. Kami mencoba mempersiapkan mentalitas yang sama untuk laga lawan Persis, untuk menghadapi laga perdana di Liga 1 musim depan," ujar Carlos Pena.
Persija terhenti di semifinal Piala Presiden 2024 setelah kalah 1-2 dari Borneo FC. Di sisi lain, Persis tak bisa melaju ke final karena takluk 0-2 dari Arema FC FC.
Menurut Carlos Pena, Persis di bawah komando pelatih Milomir Seslija menerapkan permainan dengan agresivitas tinggi.
Arena pertandingan laga perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2024, Stadion Manahan, dirasa Pena juga akan menguntungkan Persis.
Ya, Stadion Manahan memang merupakan kandang dari klub beralias Laskar Sambernyawa itu.
"Persis adalah lawan yang sulit, karena mereka main di kandang sendiri. Jadi, mereka mempunyai pemain yang bagus, tetapi kami mencoba tampil lebih baik," kata Carlos Pena.
"Kami telah melakukan analisis kekuatan Persis. Kami telah memahami kekuatannya dan menganalisis aspek set-piece. Kami menganalisis cara mereka menyerang, bertahan, dan kami akan mencoba untuk tampil lebih baik dari mereka."
"Tetapi seperti yang Anda tahu bahwa sepak bola adalah permainan kesalahan dan jika di sana ada kesalahan, maka tidak ada dinding yang bisa mencegahnya. Jadi, kami besok akan mencoba lebih baik," kata Carlos Pena.
Evaluasi telah dilakukan Pena terhadap penampilan tim berjulukan Macan Kemayoran saat melawan Borneo FC di semifinal Piala Presiden 2024.
Pada laga lawan Borneo FC itu, Persija dua kali kebobolan dari skema sepak pojok. Dua gol itu berharga mahal karena membuat Persija kalah 1-2 dan gagal melaju ke final
"Saya pikir kami bertahan dari skema open play sangat baik. Kami memiliki masalah dengan set-piece yang menjadi satu kekuatan dari Borneo," ujar Carlos Pena.
"Kami harus membuktikan diri bahwa kami tahu bahwa cara kita untuk mengatasi hal tersebut adalah meningkatkan aspek fisik, baik dalam menyerang, bertahan, itu bagian dari proses," tuturnya menambahkan.
Pena pun meminta anak asuhnya untuk memaksimalkan masa pramusim yang tersisa ini.
"Ini laga kelima kami bersama-sama. Sudah semakin dekat dengan laga pembuka Liga 1 dan kami harus fokus untuk itu," tutur Pena.
#persija-jakarta #persis #persija-vs-persis #carlos-pena #piala-presiden-2024