Olahan Lurik Rasa Gotik di JF3 2024
Lurik tak selalu berkesan etnik. Di tangan perancang Sofie, lurik terasa bernuansa gotik, misterius, dan edgy. Karya bertajuk ‘Rebellious Modernism’ ini diperagakan di JF3 2024 di Summarec
(InvestorID) 03/08/24 20:17 13156753
JAKARTA, investor.id – Lurik tak selalu berkesan etnik. Di tangan perancang Sofie, lurik terasa bernuansa gotik, misterius, dan edgy. Karya bertajuk ‘Rebellious Modernism’ ini diperagakan di JF3 2024 di Summarecon Mall Serpong, Banten, Jumat (2/8/2024).
“Koleksi bertajuk Rebellious Modernism adalah antusiasme saya pada busana streetwear yang bebas, ekspresi lepas tanpa batasan dari segala aturan aturan dan tekanan,” kata Sofie.
Rebellious, terang perancang senior itu, cenderung memberontak, penuh ide-ide radikal yang menanamkan rasa kebebasan, ekspresi baru. Di era postmodernisme, gaya busana berubah cepat, sikap apapun diperbolehkan sebagai sebuah pemberontakan dari universalisme, di mana rasa identitas dan orisinalitas begitu penting.
“Meledaknya genre musik dan seni juga melahirkan aliran baru dalam gaya streetwear yang berpadu dengan riasan berkesan gothic yang misterius dan gaya rambut khas rebel,” ungkap Sofie.
Mengapa lurik? “Kebetulan saya lagi punya bahan lurik,” ungkap Sofie, pemilik brand Sofie Design.
Bahan lurik tersebut juga ia padukan dengan bahan lain hingga bahan bermotif print. Untuk cutting, Sofie juga membuat potongan asimetris sehingga menambah kesan edgy pada koleksi ini.
“Target saya adalah perempuan yang suka tampil berani, eksperimental, berani padu padan, dan punya karakter sendiri,” ujar Sofie.
Sofie, desainer senior di balik kesuksesan brand Sofie Design, telah lama menjadi nama besar di dunia fashion siap-pakai untuk segmen wanita dan anak-anak. Produk Sofie Design dapat ditemukan di butik-butik dan department store eksklusif di berbagai kota besar di Indonesia seperti Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar.
Sofie adalah salah satu desainer secara konsisten berpartisipasi dalam JF3, dengan catatan enam kali telah tampil di panggung bergengsi ini pada tahun 2004, 2006, 2008, 2010, 2011, dan 2014. Karyanya terkenal karena berhasil memadukan elemen oriental dengan sentuhan tradisional Indonesia, seperti balutan selendang, menciptakan harmoni antara keanggunan klasik dan modernitas yang memikat.
Editor: Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #jf3-2024 #sofie #lurik #fashion-gotik #fashion-edgy #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/lifestyle/369068/olahan-lurik-rasa-gotik-di-jf3-2024