13 Contoh Alat Pembayaran Non Tunai di Indonesia

13 Contoh Alat Pembayaran Non Tunai di Indonesia

Beberapa contoh alat pembayaran non tunai adalah dompet digital, QRIS, hingga penggunaan kartu debit serta kredit. Halaman all

(Kompas.com) 03/08/24 21:00 13160831

KOMPAS.com - Ada banyak contoh alat pembayaran non tunai di sekitar kita. Penggunaan pembayaran cashless semakin masif seiring dengan penggunaan ponsel pintar (smartphone).

Alat pembayaran non tunai adalah metode atau instrumen yang digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran tanpa menggunakan uang fisik seperti koin atau uang kertas.

Pembayaran non tunai melibatkan pemindahan dana secara elektronik atau digital antara pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi.

Alat pembayaran non tunai adalah mekanisme pembayaran yang tidak melibatkan penggunaan uang tunai fisik, melainkan menggunakan berbagai teknologi dan platform untuk mentransfer nilai secara elektronik.

Contoh alat pembayaran non tunai

Berikut adalah beberapa contoh alat pembayaran non tunai yang umum digunakan:

1. Kartu kredit

  • Visa: Kartu kredit yang diterbitkan oleh berbagai bank dan lembaga keuangan.
  • Mastercard: Kartu kredit yang juga diterbitkan oleh berbagai bank dan lembaga keuangan.
  • GPN: GPN adalah contoh alat pembayaran non tunai yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia sebagai gerbang pembayaran di dalam negeri.

2. Kartu debit

  • Visa debit: Kartu debit yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pembelian langsung dari rekening bank mereka.
  • Mastercard debit: Kartu debit yang juga memungkinkan pembelian langsung dari rekening bank pengguna.

3. E-wallet (dompet elektronik)

  • GoPay: Layanan dompet elektronik yang merupakan bagian dari ekosistem Gojek.
  • OVO: Dompet elektronik yang dapat digunakan untuk berbagai transaksi, termasuk pembayaran di merchant, pembelian pulsa, dan tagihan.
  • DANA: Layanan dompet elektronik yang dapat digunakan untuk berbagai transaksi digital.
  • LinkAja: Dompet elektronik yang juga menyediakan berbagai layanan pembayaran digital.

4. Transfer bank

  • Internet banking: Layanan perbankan melalui internet yang memungkinkan transfer dana antar rekening bank.
  • Mobile banking: Layanan perbankan melalui aplikasi ponsel yang memungkinkan transfer dana dan berbagai transaksi lainnya.
  • ATM: Mesin Anjungan Tunai Mandiri yang memungkinkan transfer dana antar rekening bank.

5. QR code

Contoh alat pembayaran non tunai adaah QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Ini merupakan standar kode QR yang digunakan di Indonesia untuk memfasilitasi pembayaran digital melalui berbagai aplikasi pembayaran.

6. Virtual account

Rekening virtual untuk Pembayaran: Nomor rekening khusus yang diberikan oleh perusahaan atau merchant untuk menerima pembayaran dari pelanggan.

7. PayPal

Contoh alat pembayaran non tunai adalah PayPal. Ini adalah layanan pembayaran online yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi antar individu dan bisnis secara global.

8. Mobile payment

  • Apple Pay: Layanan pembayaran mobile yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi menggunakan perangkat Apple.
  • Google Pay: Layanan pembayaran mobile yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi menggunakan perangkat Android.
  • Samsung Pay: Layanan pembayaran mobile yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi menggunakan perangkat Samsung.

9. Crypto Currency:

  • Bitcoin: Mata uang digital yang dapat digunakan untuk transaksi online.
  • Ethereum: Mata uang digital lainnya yang juga dapat digunakan untuk transaksi online.

10. Direct debit

Contoh alat pembayaran non tunai lainnya yakni direct debit. Ini adalah pembayaran otomatis yang ditarik langsung dari rekening bank pengguna berdasarkan perjanjian sebelumnya.

11. Kartu prabayar

  • Kartu transportasi: Kartu yang harus diisi ulang dengan sejumlah uang sebelum digunakan untuk membayar transportasi, seperti kartu Flazz di Indonesia.
  • Kartu hadiah: Kartu yang dapat diisi ulang dan digunakan untuk pembelian di berbagai merchant.

12. Electronic fund transfer (EFT)

Yang merupakan alat pembayaran non tunai adalah pembayaran elektronik. Ini merupakan transfer uang antar bank secara elektronik yang digunakan dalam berbagai bentuk pembayaran non tunai.

13. Check Elektronik (e-Check)

Terakhir yang merupakan alat pembayaran non tunai adalah adalah cek. Ini merupakan versi digital dari cek kertas yang memungkinkan pengguna melakukan pembayaran melalui cek elektronik yang ditarik langsung dari rekening bank mereka.

Cek dari bank sendiri merupakan contoh alat pembayaran non tunai berbasis kertas atau elektronik.

Penggunaan alat pembayaran non tunai ini memberikan berbagai kemudahan dan keamanan dalam bertransaksi, serta mendorong inklusi keuangan dan efisiensi ekonomi.

Alat pembayaran non tunai bisa mempermudah dan mempercepat proses transaksi. Manfaat lainnya yakni bisa meningkatkan keamanan transaksi dengan mengurangi risiko pencurian dan kehilangan uang tunai.

Penggunaannya juga mMempermudah pencatatan dan pelacakan transaksi serta mendukung inklusi keuangan dengan menyediakan akses ke layanan keuangan bagi lebih banyak orang.

Muhammad Idris/Money.kompas.com Contoh alat pembayaran non tunai adalah dompet digital OVO.

Manfaat alat pembayaran non tunai

Alat pembayaran non tunai memiliki banyak manfaat yang menjadikannya semakin populer di kalangan masyarakat dan bisnis. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari penggunaan alat pembayaran non tunai:

1. Kecepatan dan efisiensi

  • Proses transaksi cepat: Transaksi non tunai dapat diselesaikan dalam hitungan detik, mengurangi waktu yang diperlukan dibandingkan dengan transaksi tunai.
  • Kemudahan penggunaan: Alat pembayaran non tunai sering kali lebih mudah digunakan, terutama dengan teknologi seperti kartu tap atau pembayaran mobile.

2. Keamanan

  • Mengurangi Risiko Pencurian: Tidak membawa uang tunai berarti mengurangi risiko pencurian fisik.
  • Fitur keamanan tambahan: Alat pembayaran non tunai sering dilengkapi dengan fitur keamanan seperti PIN, OTP (One-Time Password), dan enkripsi, yang membantu melindungi dari penipuan dan akses tidak sah.

3. Kemudahan pelacakan

  • Rekaman transaksi otomatis: Transaksi non tunai secara otomatis tercatat, memudahkan pelacakan dan pengelolaan keuangan pribadi atau bisnis.
  • Laporan keuangan: Pengguna dapat dengan mudah mengakses laporan transaksi melalui aplikasi atau perbankan online, yang membantu dalam pencatatan dan audit.

4. Kenyamanan

  • Tidak perlu membawa uang tunai: Menggunakan kartu atau ponsel untuk pembayaran menghilangkan kebutuhan membawa uang tunai.
  • Pembayaran jarak jauh: Alat pembayaran non tunai memungkinkan pembayaran jarak jauh, seperti pembelian online atau pembayaran tagihan, tanpa harus hadir secara fisik.

5. Mendukung inklusi keuangan

  • Akses ke layanan keuangan: Alat pembayaran non tunai memberikan akses ke layanan keuangan bagi mereka yang tidak memiliki akses ke bank tradisional, terutama di daerah terpencil.
  • Memperluas jangkauan layanan: Layanan keuangan dapat diperluas ke lebih banyak orang, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas.

#yang-merupakan-alat-pembayaran-non-tunai-adalah #contoh-alat-pembayaran-non-tunai #contoh-alat-pembayaran-non-tunai-berbasis-kertas-atau-elektronik

https://money.kompas.com/read/2024/08/03/210006326/13-contoh-alat-pembayaran-non-tunai-di-indonesia