Piala Presiden 2024: Turnamen Modern dan Bergengsi, Bukan Lagi Mimpi
Piala Presiden 2024 membuktikan bahwa menyelenggarakan turnamen profesional secara transparan tanpa rahasia, bukanlah impian belaka.
(Kompas.com) 04/08/24 18:30 13264228
KOMPAS.com - Piala Presiden 2024 membuktikan bahwa menyelenggarakan turnamen profesional secara transparan tanpa rahasia, bukanlah impian belaka.
Pelaksanaan Piala Presiden 2024 membuka era baru bagi tata kelola suatu pertandingan sepak bola di Indonesia.
Piala Presiden 2024 memiliki misi khusus, yang berbeda dari pada penyelenggaraan-penyelenggaraan sebelumnya.
Sejak awal pelaksanaan, ajang Piala Presiden 2024 diniatkan sebagai percontohan penyelenggaraan kompetisi olahraga yang transparan dan mandiri.
Pendanaan Piala Presiden 2024 semuanya murni dari sponsor dan swasta. Tidak ada bantuan dana dari BUMN, APBN, maupun APBD.
Komitmen untuk bersih dan transparan pun dipegang teguh dalam pelaksanaan yang berlangsung di tiga stadion Indonesia, yaitu Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten (Bandung), Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar), dan Stadion Manahan (Solo).
Pada saat upacara pembukaan, Ketua Pelaksana Piala Presiden 2024, Maruarar Sirait membacakan daftar sponsor lengkap beserta nominal suntikan dana.
Ia mengatakan telah terkumpul Rp 79 miliar dari enam sponsor yang bergabung.
Dalam waktu relatif singkat, Piala Presiden 2024 mampu menyedot minat sponsor yang bersedia mengeluarkan dana dalam jumlah relatif besar. Hal ini diklaim belum pernah terjadi dalam pelaksanaan turnamen sepak bola Indonesia.
Tidak sampai di situ saja, laporan keuangan Piala Presiden 2024 pun diaudit menggunakan jasa pihak ketiga.
Tak tanggung-tanggung firma akuntansi dan audit internasional PricewaterhouseCoopers (PwC), ditunjuk untuk proses audit turnamen ini.
Gebrakan baru ini pun mendapatkan pujian dari dua klub finalis Piala Presiden 2024, Borneo FC dan Arema FC.
Dok. Media Piala Presiden Ketua Steering Committee Piala Presiden 2024, Maruarar Sirait.“Luar biasa sih, tim marketing dari Piala Presiden juga luar biasa sampai terkumpul 79 M itu luar biasa dan itu sangat bagus karena bisa membagi ke kita sangat bagus juga,” ujarnya kepada Kompas.com.
Match fee (uang tampil) dan juga total hadiah yang diperuntukkan kepada klub di setiap tahap turnamen dibuka tanpa rahasia.
Farid Abubakar bersyukur karena keuntungan sudah bisa dirasakan klubnya sejak pertandingan pertama di babak penyisihan Grup A Piala Presiden 2024.
“Ya alhamdulillah kami tidak keluar uang karena dapat match fee dan transportasi semua dapat."
"Alhamdulillah kami masuk ke final sudah pasti jelas ada hadiah untuk juara atau peringkat dua. Itu bagus untuk kita untuk membayar gaji dan kontrak,” ujar Farid Abubakar kepada Kompas.com.
KOMPAS.com/Suci Rahayu Aksi Rosembergne da Silva alias Berguinho dalam laga semifinal Piala Presiden 2024 antara Borneo FC vs Persija di Stadion Manahan, Surakarta, Selasa (30/7/2024).Perihal keuangan yang menjadi hak klub dijelaskan secara terbuka di awal.
Hal yang paling membuat Wiebie kagum adalah pemenuhan hak klub dilakukan dengan sangat tertib, penuh komitmen, dan tepat waktu, tanpa syarat ini itu.
“Kemarin 1,4 M atau 1,5 M. Kemarin menang sekali, draw sekali. Pencairannya sesuai regulasi Piala Presiden setelah pertandingan besok sudah ditransfer,“ ucap pria yang biasa disapa Wiebie itu kepada Kompas.com, membicarakan besaran total match fee yang didapat Arema FC.
Ia mengungkapkan, pengelolaan yang sangat transparan ini membuat manajemen lebih tenang dalam menjalani pertandingan.
KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pemain Arema foto bersama sebelum laga semifinal Piala Presiden 2024 melawan Persis Solo yang berakhir dengan skor 2-0 di Stadion Manahan Solo, Rabu (31/7/2024) malam.Secara tidak langsung, kualitas pertandingan pun ikut terangkat. Muaranya tentu adalah naiknya level sepak bola Indonesia.
“Kalau seperti biasanya di Arema tetap dibagi berapa persen. Cuma saya enggak pernah ikuti itu,” kata Wiebie Dwi Andriyas.
“Yang penting kami fokus sambil berlatih untuk menghadapi Liga 1. Ada pramusim ini kami manfaatkan,” ucapnya menambahkan.
Profesionalisme tim pelaksana Piala Presiden 2024 juga tidak luput dari perhatiannya.
Semua detail dieksekusi secara tepat dan pengambilan keputusan dilakukan secara masak.
Sehingga turnamen pramusim Piala Presiden 2024 yang melibatkan delapan tim peserta ini mampu dikemas layaknya pertandingan besar Eropa.
“Mudah-mudahan dipertahankan dan diteruskan Piala Presiden untuk pramusim,” ucap Wiebie Dwi Andriyas.
#arema-fc #maruarar-sirait #borneo-fc #piala-presiden #piala-presiden-2024