Gregoria Raih Perunggu Olimpiade 2024, Berpose Bersama di Podium Pertama
Gregoria Mariska Tunjung resmi menerima medali perunggu Olimpiade Paris 2024. Ia lalu berpose bersama An Se-young dan He Bing Jiao di podium pertama. Halaman all
(Kompas.com) 05/08/24 17:30 13395327
KOMPAS.com - Gregoria Mariska Tunjung resmi menerima medali perunggu Olimpiade Paris 2024. Ia mengajak An Se-young dan He Bing Jiao berswafoto di atas podium.
Momen penyerahan medali untuk nomor bulu tangkis tunggal putri Olimpide Paris 2024 digelar usai partai final antara An Se-young (Korea Selatan) vs He Bing Jiao (China).
An Se-young memastikan diri meraih emas setelah mengalahkan He Bing Jiao dua set langsung 21-13, 21-16 dalam laga final di Arena Porte de la Chapelle, Paris, Senin (5/8/2024).
Podium dilengkapi oleh tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, yang berhak atas medali perunggu.
Gregoria dipastikan meraih medali perunggu tanpa turun bertanding setelah cedera lutut menimpa Carolina Marin (Spanyol) dalam laga semifinal melawan He Bing Jiao Minggu (4/8/2024) kemarin.
Lantaran cedera, Marin tak bisa melanjutkan perjuangan di semifinal maupun perebutan perunggu Olimpiade Paris 2024.
Setelah prosesi pengalungan medali selesai, An Se-young berinisiatif untuk mengajak dua koleganya, yakni He Bing Jiao dan Gregoria Mariska Tunjung untuk naik ke atas podium pertama.
Mereka bertiga melakukan pose di depan kamera jurnalis peliput Olimpiade.
Setelah itu, Jorji, sapaan akrab Gregoria, mengabadikan momen berharga tersebut dengan ponselnya.
Setelah ponselnya diantarkan oleh seorang staf, Gregoria lalu melakukan swafoto bersama dengan An Se-young dan He Bing Jiao.
Keberhasilan Gregoria meraih perunggu Olimpiade 2024 mengakhiri 16 tahun dahaga tunggal putri Indonesia di ajang mulitcabang olahraga terbesar dunia.
Sebelum Jorji naik podium ketiga di Paris 2024, kali terakhir tunggal putri Indonesia bisa membawa pulang medali adalah pada 2008.
Kala itu, Maria Kristin Yulianti berhasil mendapatkan medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 usai mengalahkan wakil China, Lu Lan.
Gregoria menjadi pebulu tangkis tunggal putri keempat yang mampu mempersembahkan raihan medali bagi Indonesia di sepanjang sejarah Olimpiade.
Jorji mengikuti jejak Maria Kristin (perunggu/Olimpiade Beijing 2008), Mia Audina (perak/Olimpiade Atlanta 1996), dan Susy Susanti yang meraih emas di Olimpiade Barcelona 1992 dan perunggu pada edisi 1996 di Atlanta, Amerika Serikat.
#gregoria-mariska-tunjung #olimpiade-2024 #an-se-young #hasil-olimpiade-2024