Tamara Tyasmara Kecewa Keluarga Yudha Arfandi Tak Ikut Dengar Kesaksian di Sidang

Tamara Tyasmara Kecewa Keluarga Yudha Arfandi Tak Ikut Dengar Kesaksian di Sidang

Artis Tamara Tyasmara merasa kecewa terhadap keluarga terdakwa yang tidak ikut mendengarkan keterangan saksi di sidang kasus kematian anaknya. Halaman all

(Kompas.com) 05/08/24 19:38 13406114

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis Tamara Tyasmara merasa kecewa terhadap keluarga terdakwa Yudha Arfandi yang tidak ikut mendengarkan keterangan saksi di sidang kasus kematian putranya, Raden Adante Khalif Pramudityo alias Dante.

"Ini kan momen penting buat aku. Karena hari ini kesaksian orang yang ada di tempat kejadian perkara (TKP)," kata Tamara kepada wartawan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Senin (5/8/2024).

"Ini kan penting sekali ya. Mana keluarganya? Ini malah ada, tapi keluar satu per satu. Emang mereka enggak mau dengar kejadiannya yang sebenarnya ya?" lanjut dia.

Tamara merasa bahwa keluarga terdakwa seharusnya menunjukkan rasa hormat dengan hadir di persidangan dan mendengarkan keterangan saksi.

Ia menilai tindakan keluarga terdakwa sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap proses hukum.

"Itu paling menit-menit pertama kan baru 10 menit mulai dia udah mulai keluar," ungkap Tamara.

"Kecewa sih dengan keluarga terdakwa, tidak mendengarkan dari awal sampai akhir. Sekarang momen pentingnya gimana Dante bisa meninggal, ternyata enggak dengerin," tambah dia.

Diberitakan sebelumnya, saksi mata bernama Dharma Anwar Dani Hutapea memberikan kesaksiannya dalam sidang lanjutan kasus kematian Dante, anak Tamara dan DJ Angger Dimas.

Dharma berada di tempat ditenggelamkannya Dante di kolam renang daerah Duren Sawit, Jakarta Timur, 27 Januari 2024.

Saat itu, ia melihat Dante sudah tidak sadarkan diri.

Kemudian, kata Dharma, terdakwa Yudha Arfandi mengangkat Dante keluar dari kolam.

"Saya lihat posisi Dante memegang tepi kolam sampai akhirnya diangkat terdakwa ke atas. Karena memang posisinya sudah kondisi dalam keadaan yang tidak sadarkan diri," kata Dharma di ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Dharma saat itu ia berada sekitar 5-6 meter dari posisi Dante dan Yudha. Oleh karenanya, ia dapat melihat dengan jelas apa yang terjadi.

Setelah Dante diangkat dari kolam, Dharma segera memberikan bantuan CPR atau resusitasi jantung paru dan memanggil pelatih renang serta keamanan kolam untuk membantu.

"Istri saya kan teriak, \'Papi, tolong itu ada anak\', katanya. Terus spontan saya langsung ke situ," ujar Dharma.

"Saya menghampiri Dante dengan posisi Dante sudah tergeletak, telentang ke atas. Lalu saya coba bantu untuk CPR, menekan dadanya. Lalu banyak makanan atau nasi yang keluar dari mulutnya, bercampur dengan air," ucapnya.

Namun, upaya pertolongan pertama tersebut tidak berhasil. Tak lama, Dante dibawa ke rumah sakit.

"Yang berinisiatif supaya membawa anak ke rumah sakit siapa?" tanya Ketua Majelis Hakim Immanuel Tarigan.

"Ada beberapa (para saksi) juga semuanya mengatakan untuk dibawa ke rumah sakit terdekat," ujar Dharma.

#anak-tamara-tyasmara-meninggal #dante-anak-tamara-tyasmara #kasus-kematian-anak-tamara-tyasmara #sidang-kematian-dante #sidang-kasus-kematian-dante #sidang-kasus-dante

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/08/05/19380481/tamara-tyasmara-kecewa-keluarga-yudha-arfandi-tak-ikut-dengar-kesaksian