Intip Rekomendasi Teknikal Saham ADRO, HRUM, dan ICBP untuk Perdagangan Selasa (6/8)
Beberapa analis memberikan rekomendasi teknikal untuk saham ADRO, HRUM dan ICBP.
(Kontan-Investasi) 05/08/24 20:19 13410968
Reporter: Nadya Zahira | Editor: Putri Werdiningsih
KONTAN.CO.ID - JAKARTA.Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 3,40% atau turun 248,46 poin menuju level 7.059,653 pada perdagangan Senin (5/8).
Berikut rekomendasi teknikal beberapa saham yang dapat dicermati untuk perdagangan, Selasa (6/8):
1. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)
Analis BCA Sekuritas, Achmad Yaki mengatakan, pada perdagangan Senin (5/8) pergerakan saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) muncul long black body candledengan RSI melemah dan MACD berpotensi DX namun volume perdagangan meningkat.
Dia menilai, saham ADRO dapat direkomendasikan Buy atau beli, jika harga sahamnya kuat bertahan di atas level 3.060 - 3.070.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 3.030
Resistance: Rp 3.200
2. PT Harum Energi Tbk (HRUM)
Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menyampaikan pada perdagangan Senin (5/8), pergerakan saham PT Harum Energi Tbk (HRUM) masih terkoreksi dan disertai dengan peningkatan volume penjualan. Dari sisi indikator, MACD dan Stochastic masih berada di area negatif dan belum menunjukkan tanda reversal.
Rekomendasi: Spec Buy
Support: Rp 1.050
Resistance: Rp 1.175
3. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
CEO Indosurya Sekuritas William Surya WIjaya menuturkan, pada perdagangan awal pekan ini, Senin (5/8) pergerakan saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) sedang mengalami konsolidasi ditengah tekanan yang terjadi diseluruhmarket, denganstochyangdeadcrossdan akan turun di level 75. Kemudian,candledi antara garis atas dan garis tengahbolinger band.
“Untuk saat ini, secara teknikal harga ICBP masih berpotensi akan terkoreksi terlebih dahulu,” kata dia kepada Kontan.co.id, Senin (5/8).
Rekomendasi: Wait and See
Support: 9.750
Resistance: 11.350
#adro #icbp #rekomendasi-teknikal #jangan-lewatkan #hrum #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #market-amp-rekomendasi #n-a