Emiten Persewaan Forklift SMIL Bukukan Pendapatan Rp 178 Miliar pada Semester I 2024
Emiten persewaan forklift PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) melaporkan pendapatan sebesar Rp 178 miliar pada semester I-2024. Halaman all
(Kompas.com) 05/08/24 13:31 13412327
JAKARTA, KOMPAS.com - Emiten persewaan forklift PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) melaporkan pendapatan sebesar Rp 178 miliar pada semester I-2024. Angka tersebut tumbuh 2,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni Rp 174 miliar.
Direktur Utama Sarana Mitra Luas Hadi Suhermin menyampaikan, kinerja perusahaan masih sesuai dengan target 2024.
“Perseroan mensyukuri kinerja sepanjang semester pertama tahun 2024 yang terus tumbuh. Meskipun terjadi penurunan profitabilitas di mana hal ini merupakan dampak langsung dari adanya peningkatan biaya depresiasi dikarenakan penambahan jumlah dan peremejaan unit yang perseroan lakukan, terutama untuk unit forklift listrik yang permintaannya terus tumbuh seiring kebutuhan akan penerapan ESG,” ujar Hadi dalam siaran pers, Senin (5/8/2024).
SHUTTERSTOCK/KITTISAK MOOLLA Ilustrasi forklift.Sebagai informasi, pada awal semester kedua 2024 SMIL telah mendapatkan kontrak baru dari PT HM Sampoerna Tbk, untuk penyewaan forklift dengan masa kontrak hingga Desember 2028.
Melalui kontrak baru ini, perseroan telah menyediakan lebih dari 50 unit forklift yang terdiri dari counter balance, reach truck single deep dan double deep.
Selain itu, SMIL juga menyediakan 22 unit Material Handling Equipment (MHE) untuk mendukung kebutuhan operasional HM Sampoerna.
Pada sisi neraca, aset perusahaan per 30 Juni 2024 mencatatkan kenaikan sebesar 0,8 persen, yaitu sebesar Rp 884 miliar dibandingkan dengan Desember 2023 sebesar Rp 877 miliar.
Di sisi liabilitas, per 30 Juni 2024, kewajiban turun sebesar 15,5 persen menjadi Rp 160 miliar dari posisi per Desember 2023 sebesar Rp 190 miliar, yang menunjukkan hasil perbaikan dalam manajemen arus kas operasional dan penurunan utang. Ekuitas perseroan juga tumbuh hingga Juni 2024 mencapai Rp 723 miliar.
Pada kesempatan yang sama, Direktur merangkap Sekretaris Perusahaan SMIL, Winston Suhermin menyampaikan, perseroan tetap optimistis mampu mempertahankan kinerja positif pada semester-II 2024 dan mencapai target yang sebelumnya telah ditetapkan untuk tahun 2024.
“Kami menargetkan kenaikan sebesar 25 persen untuk penjualan kami menjadi sekitar Rp 420 Milyar, mengingat adanya pertumbuhan terhadap permintaan forklift, dengan estimasi pencapaian laba bersih sekitar Rp 100 miliar. Pencapaian pada semester 1 tahun 2024 telah menunjukkan perkembangan yang positif untuk pencapaian target tersebut,” ujar Winston.
Winston juga menambahkan, perseroan berencana melakukan aksi korporasi pada semester-II, yakni penerbitan obligasi untuk mendukung ekspansi usaha pada tahun 2024.