AirNav Indonesia Uji Coba Prosedur Tol Udara Lintas Udara Australia
Program lintas negara ini atau Cross FIR Boundary UPR merupakan kelanjutan program UPR guna mengakomodir fleksibilitas penerbangan lintas negara. Halaman all
(Kompas.com) 05/08/24 22:16 13423819
JAKARTA, KOMPAS.com - Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia mengujicoba prosedur tol udara (user preferred route/UPR) di ruang udara lintas negara dengan wilayah udara Australia.
Adapun uji coba ini melibatkan operator navigasi penerbangan di dua negara yaitu AirNav Indonesia dan Airservices Australia, bersama empat maskapai internasional yaitu Garuda Indonesia, Singapore Airlines, Qantas, dan Air NewZealand.
Direktur Utama AirNav Indonesia Polana Banguningsih Pramesti menjelaskan, UPR merupakan metode manajemen ruang udara dengan konsep free-route airspace sehingga maskapai lebih leluasa menentukan rutenya sendiri yang paling efisien dari sisi penggunaan bahan bakar.
Penentuan rute penerbangan ini tetap mempertimbangkan kepadatan traffic, arah dan kecepatan angin, potensi turbulensi, suhu udara,serta jenis dan kinerja pesawat udara.
"Saya bangga AirNav Indonesia dapat menjadi salah satu inisiator dari momen bersejarah ini dan dapat berkolaborasi dan bekerjasama dalam program free-route lintas negara atau disebut Cross FIR Boundary UPR, yang kegiatannya akan dimulai per 5 Agustus 2024 ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (5/8/2024).
Dia mengungkapkan, uji coba ini merupakan salah satu bentuk komitmen AirNav Indonesia untuk mendukung industri penerbangan di Indonesia menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan.
AirNav Indonesia sendiri telah memberlakukan program UPR di wilayah udara Indonesia tepatnya di Flight Information Region (FIR) Jakarta dan Ujung Pandang sejak 5 Oktober 2023.
Program lintas negara ini atau Cross FIR Boundary UPR merupakan kelanjutan program UPR guna mengakomodir fleksibilitas penerbangan lintas negara.
Lebih lanjut Polana menyatakan, program UPR ini menjadi bukti komitmen AirNav Indonesia, Airservices Australia, Airways New Zealand dan Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) dalam meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan kenyamanan navigasi penerbangan, serta ruangudara yang ramah lingkungan di wilayah udara regional Asia Pasifik.
"Semoga trial atau uji coba yang akan dilakukan dapat berlangsung sukses dan nantinya dapat memberikan banyak manfaat bagi semua maskapai yang terbang di wilayah udara Asia Pasifik," tuturnya.