Indo Agro Plus Siap Operasikan Pabrik Kentang Goreng Beku

Indo Agro Plus Siap Operasikan Pabrik Kentang Goreng Beku

sebanyak 100% produk kentang beku goreng yang saat ini beredar di Indonesia berasal dari impor. - Halaman all

(InvestorID) 06/08/24 07:26 13476868

JAKARTA, investor.idPT Indo Agro Plus (IAP) tahun ini bersiap melakukan operasional produksi pabrik kentang goreng beku (frozen french fries) miliknya yang berlokasi di Desa Bongas Kulon, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat (Jabar). Kapasitas produksi pabrik IAP mencapai 500 kilogram per jam, sehingga perusahaan tersebut menargetkan bisa memproduksi 300 ton kentang goreng beku dalam satu bulan.

IAP merupakan holding company yang bakal mengoperasikan pabrik kentang goreng beku pertama dan satu-satunya di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara, yang menggunakan bahan baku lokal. “Tidak cuma di Indonesia, IAP menjadi pionir dan satu-satunya pabrik kentang goreng beku di Asia Tenggara yang menggunakan bahan baku dalam negeri. Mulai dari pembenihan, penanaman, sampai mengolah kentang hasil panen menjadi kentang goreng beku kami lakukan semua di Indonesia,” ujar Direktur Utama IAP Abdul Kadir Assegaf.

Menurut Abdul Kadir, sebanyak 100% produk kentang beku goreng yang saat ini beredar di Indonesia berasal dari impor. Kentang-kentang impor tersebut dilakukan pengepakan ulang (repackaging) dengan menggunakan merek dagang lokal. Karena itu, Abdul Kadir berharap, beroperasinya pabrik kentang goreng beku IAP akan menjadi tonggak bagi Indonesia untuk melepaskan diri dari ketergantungan impor.

“Bayangkan, saat ini, gerai-gerai makanan waralaba yang menyajikan kentang goreng juga masih 100% impor. Mudah-mudahan, ke depan, ketergantungan impor ini bisa berkurang dengan berproduksinya pabrik kami,” ujar Abdul Kadir dalam keterangannya, Senin (05/08/2024). 

Sementara itu, Direktur IAP Abdullah Syami menambahkan, perusahaan melakukan uji coba produksi pada 5 Agustus 2024 dengan dihadiri para undangan yang merupakan unsur Pemkab Majalengka, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, dan masyarakat sekitar pabrik. Kentang untuk uji coba produksi diambil langsung dari greenhouse milik IAP di Cipada, Lembang, Bandung, Jabar. 

“Uji coba produksi ini menandakan kami siap mulai beroperasi tahun ini juga. Mudah-mudahan, pada November 2024, kami sudah siap memasarkan produk kentang goreng beku dari Majalengka ke seluruh Indonesia," kata dia. Asumsi IAP, perusahaan beroperasi 20 jam per hari selama satu bulan. Ke depan, IAP juga berencana membangun pabrik serupa dengan kapasitas lebih besar yakni 13,5 ton per jam atau 8.100 ton per bulan.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Bongas Kulon Ujang Mulya Rusmawi mengatakan, beroperasinya pabrik kentang goreng beku milik IAP sudah ditunggu-tunggu masyarakat setempat. Masyarakat sudah mendengar rencana pendirian pabrik sejak lama. “Alhamdulillah, sekarang akhirnya bisa segera beroperasi,” jelas dia. 

Mantan Kepala Desa Bongas Kulon itu berharap keberadaan pabrik kentang goreng beku IAP bisa berkontribusi positif untuk peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. “Ini pasti ada penyerapan tenaga kerja lokal yang dibutuhkan pabrik, tentu juga bakal mendongkrak pertumbuhan bisnis lainnya, seperti kontrakan dan warung-warung,” tutur Ujang.

IAP berdiri pada 2013, berkomitmen membangun industri pertanian hulu-hilir. IAP bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk mengembangkan beberapa varietas kentang untuk dijadikan bahan baku produksi kentang goreng beku siap masak.

Editor: Tri Listiyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #kentang-goreng-beku #frozen-french-fries #indo-agro-plus #impor-kentang #produksi-kentang #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/business/369254/indo-agro-plus-siap-operasikan-pabrik-kentang-goreng-beku