Faktor Ekonomi Picu Maraknya Kasus Tawuran di Jakarta Timur
Tingginya angka tawuran di Jakarta Timur dianggap tak lepas dari lemahnya kondisi ekonomi masyarakat. Halaman all
(Kompas.com) 06/08/24 12:25 13504883
JAKARTA, KOMPAS.com - Tingginya angka tawuran di Jakarta Timur tak lepas dari kondisi ekonomi masyarakat yang memprihatinkan.
Menurut Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, banyak pelaku tawuran berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang sulit, sehingga mereka mencari pelarian melalui tindakan kekerasan.
"Ekonomi ini yang juga faktor utama (tawuran) karena mereka hidupnya tidak teratur. Artinya karena keluarganya berada di tataran bawah ekonominya, sehingga mereka juga tidurnya aja susah," kata Nicolas dalam wawancara khusus dengan Kompas.com, dikutip pada Selasa (6/8/2024).
Selain faktor ekonomi, kurangnya pengawasan orangtua juga menjadi pemicu tawuran.
Banyak orangtua yang sibuk bekerja dan tidak memiliki waktu untuk mengawasi anak-anak mereka.
Hal ini membuat anak-anak menjadi lebih rentan terlibat dalam kegiatan negatif, termasuk tawuran.
Nicolas juga menyoroti adanya faktor individu tertentu yang menikmati melihat orang lain terluka atau ketakutan.
"Ada juga faktor individu tertentu yang ingin melihat bahwa mendapatkan kesenangan, mendapatkan kepuasan batin adalah dengan melihat orang berlari, orang membacok orang lain," ujar dia.
Kepolisian Jakarta Timur terus berupaya keras untuk menekan angka tawuran yang kerap terjadi di wilayah ini.
Nicolas menyatakan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah preventif, mulai dari patroli siber hingga kolaborasi dengan pihak sekolah dan masyarakat.
Di samping itu, polisi juga tidak segan untuk memberlakukan tindakan represif apabila pelaku tawuran sudah melanggar hukum, walaupun sebagian besar dari mereka masih anak atau remaja.
"Mereka tetap bisa dikenakan pasal. Dikenakan pasal pidana anak-anak. Kita perlakukan sebagai anak, tapi dalam hal penahanan, itu kita bedakan saja," ucap Nicolas.
"Mereka tidak bisa ditahan di sel dengan orang dewasa, tapi di sel khusus anak-anak. Kita juga kerja sama dengan Yayasan Handayani untuk menahan mereka yang terlibat di dalam tawuran atau yang membacok, atau melukai orang, atau membunuh orang," imbuh dia.
#tawuran-warga #tawuran-di-jakarta #kasus-tawuran #tawuran-di-jakarta-timur