Jangan Olahraga Seusai Perawatan Body Sculpting RF, Kenapa?

Jangan Olahraga Seusai Perawatan Body Sculpting RF, Kenapa?

Pasien yang melakukan Body Sculpted Radio Frequency tidak dianjurkan berolahraga setelah selesai perawatan.

(Kompas.com) 06/08/24 12:09 13504895

JAKARTA, KOMPAS.com - Body Sculpted Radio Frequency (RF) menjadi perawatan yang bisa membantu membakar lemak berlebih yang ada pada tubuh.

Perawatan ini memanfaatkan energi panas dari radio frequency untuk mengurangi bagian tubuh yang bergelambir dan mendorong regenerasi kulit agar lebih kencang.

Adapun pantangan yang perlu kamu perhatikan setelah melakukan body sculpting dengan RF ini.

Menurut salah satu pemilik sekaligus founder Pretty Fast, Bella Julianatha, pasien yang melakukan Body Sculpted Radio Frequency tidak dianjurkan berolahraga setelah selesai perawatan.

“RF ini sebenarnya bukan treatment seperti laser yang akan memberikan efek kemerahan di kulit gitu ya. Tetapi kami hanya memberikan radio frequency di bagian luar kulitnya saja,” jelas Bella kepada Kompas.com di Pretty Fast PIM 2, belum lama ini.

Bella menyarankan untuk mengistirahatkan bagian tubuh setelah melakukan prosedur Body Sculpted Radio Frequency.

Sehingga, kamu sebaiknya menghindari aktivitas maupun olahraga yang berat agar tidak mempengaruhi hasil perawatan.

"Disarankan setelah melakukan treatment sebaiknya jangan olahraga yang berat dulu ya. Karena biar bagaimanapun bagian tubuh itu kan habis disinari dengan radio frequency,” katanya.

Menurut Bella, perawatan Body Sculpted Radio Frequency akan memberikan tekanan pada bagian tubuh pasien sekaligus menyinarinya dengan radio frequency.

Tekanan yang diberikan memang tidak begitu kencang, namun bagian tubuh yang baru saja selesai melakukan Body Sculpted Radio Frequency, membutuhkan waktu untuk kembali normal.

Dikhawatirkan apabila dipaksa untuk melakukan aktivitas ataupun olahraga yang berat, akan ada dampak buruk bagi kesehatan dan juga mempengaruhi proses pengencangan kulit.

"Meskipun enggak kencang tapi tetap bagian tubuhnya butuh waktu untuk istirahat dulu dan menstabilkan kondisi. Maka sebaiknya jangan langsung olahraga yang berat dulu,” ujar Bella.

Akan tetapi, setelah dua hingga tiga hari kamu sudah bisa kembali berolahraga seperti biasa. Menurut Bella, olahraga juga sangat penting diimbangi selama melakukan perawatan Body Sculpted Radio Frequency.

Hal ini agar tubuh tetap sehat dan bisa lebih maksimal untuk membakar lemak, sehingga lebih cepat mendapatkan bentuk badan impian kamu.

“Tapi dua sampai tiga hari setelah treatment itu boleh untuk kembali berolahraga dan beraktivitas berat,” tandasnya.

Sieh dir diesen Beitrag auf Instagram an

Ein Beitrag geteilt von KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle)

#lemak #lemak-tubuh #body-sculpted-radio-frequency #body-sculpting

https://lifestyle.kompas.com/read/2024/08/06/120900820/jangan-olahraga-seusai-perawatan-body-sculpting-rf-kenapa-