Pergeseran Tren Tawuran di Kalangan Remaja, dari Provokasi Spontan ke Dunia Maya
Tren tawuran di kalangan remaja kini bergeser, dari yang spontan saat bertemu menjadi menggunakan media sosial untuk saling memprovokasi. Halaman all
(Kompas.com) 06/08/24 12:45 13510456
JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, tren tawuran di kalangan remaja telah mengalami pergeseran signifikan.
Jika pada tahun 1990-an sampai 2000-an tawuran lebih banyak dilakukan secara spontan atau berhadapan langsung antarpelaku, saat ini trennya mulai berubah.
"Kalau dulu secara tradisional, saling mengejek langsung, berhadapan fisik langsung. Ada sekelompok orang atau sekelompok remaja, pemuda, pulang sekolah janjian atau juga secara spontanitas. Jadi bertemu langsung," ujar Nicolas mengutip wawancara eksklusif dengan Kompas.com, Selasa (6/8/2024).
"Pada saat itu mereka kedapatan lawan, pada saat mereka jalan, ketemu, ya sudah di situ saling ejek-mengejek," lanjut dia.
Kini, peran media sosial menjadi faktor utama dalam perubahan pola tawuran.
Para pelaku seringkali menggunakan platform media sosial seperti Instagram untuk saling mengejek dan menantang.
"Menantang melalui media sosial. Jarang mereka berhadapan langsung secara spontanitas," kata Nicolas.
Di samping itu, fenomena baru yang diistilahkan Nicolas sebagai "tawuran daring" atau "tawuran cyber" juga semakin marak.
Dalam "tawuran cyber", para pelaku saling memprovokasi melalui unggahan di media sosial. Mereka menyebarkan isu atau hoaks untuk memancing emosi lawan.
"Kami harus memperbarui SOP kami untuk menangani kasus yang berbeda dari era sebelumnya," kata Nicolas.
Ia menekankan pentingnya pemantauan aktivitas media sosial untuk mencegah tawuran pecah.
"Kita melakukan patroli siber, kita memantau akun-akun pelaku. Banyak dari angggota kami, khususnya intelijen dan samapta, anggota kami juga yang masuk ke akun-akun Instagram mereka untuk memonitor," jelas Nicolas.
"Jadi, di situ saling mengejek, saling menantang, akhirnya kan kita pantau. Kalau mereka sudah janjian, di mana, kita pantau. Di situlah kita lakukan upaya preventif dan juga represif," ujar dia.
#tawuran-remaja #tawuran-di-jakarta #tawuran-di-jakarta-timur