2 Penyerang Anggota TNI di Medan Ditangkap, 3 Lainnya Masih Diburu - kumparan.com
2 Penyerang Anggota TNI di Medan Ditangkap, 3 Lainnya Masih Diburu
(Kumparan.com) 06/08/24 21:26 13562735
Polisi menetapkan dua orang tersangka dalam kasus penyerangan anggota TNI di Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. Akibat insiden yang terjadi pada Minggu (4/8) ini, dua orang TNI mengalami luka-luka.
Bahkan salah satunya mengalami kebutaan di mata sebelah kiri.
“Tersangka yang diamankan ada dua yakni DHM (34 tahun), ketua ormas di ranting Medan Sekip, Jalan Orde Baru, Medan Barat,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy Marbun, di Polrestabes Medan, Selasa (6/8).
“Inisial kedua yang bisa kita tangkap kemarin, RDS (35 tahun), salah satu anggota ormas,” sambungnya.
Teddy bilang peran DHM adalah menemui salah seorang saksi yang juga anggota TNI. Sementara, tersangka RDS memulai melakukan pemukulan.
“Perannya DHM menjumpai saksi atas nama AS dan berkata abang yang tadi kan? Sementara RDS, perannya bersama-sama dengan tersangka inisial DHM, menemui AS dan langsung meninju saksi AS dan langsung memukul kaki seseorang berbadan tegap dengan cara memukul bagian dada yang tidak diketahui namanya sebanyak dua kali,” sambungnya.
Sementara itu, polisi juga masih memburu tiga orang lainnya. Yakni inisial TT, MJS, dan MIR. Namun tidak dirinci peran ketiganya.
Sementara, belasan pelaku pengeroyokan belum diputuskan akan diburu atau ditetapkan sebagai tersangka. Kata Teddy, akan menyesuaikan dengan perkembangan penyelidikan.
Teddy bilang kejadian ini bermula ketika sejumlah anggota TNI sedang makan. Tiba-tiba sekitar 20 puluhan datang dan langsung bertanya "abang yang tadi kan?".
Namun, saat itu dijawab oleh anggota TNI dengan "Kami enggak tahu apa-apa, kami aparat TNI".
Jawaban tersebut kemudian membuat para pelaku geram dan bertanya kembali "kenapa rupanya kalau aparat". Lalu, pelaku DHM langsung melakukan pemukulan dan keributan pun terjadi.
Hingga akhirnya terjadi keributan dan pengeroyokan.