Imane Khelif ke Final Olimpiade, Kans Cetak Sejarah Setelah Kontroversi Gender

Imane Khelif ke Final Olimpiade, Kans Cetak Sejarah Setelah Kontroversi Gender

Petinju asal Aljazair, Imane Khelif, berhasil menembus partai final Olimpiade 2024 cabang olahraga (cabor) tinju nomor wanita 66 kg. Halaman all

(Kompas.com) 07/08/24 07:00 13615100

KOMPAS.com – Petinju asal Aljazair, Imane Khelif, berhasil menembus partai final Olimpiade 2024 cabang olahraga (cabor) tinju nomor wanita 66 kg.

Imane Khelif bakal bertanding menghadapi utusan China, Liu Yang, guna memperebutkan medali emas Olimpiade 2024 pada Sabtu (10/8/2024).

Kehadiran Imane Khelif di Olimpiade 2024 diiringi dengan kisah kontroversial. Ia sempat didiskualifikasi dari Kejuaraan Tinju Dunia 2023 karena gagal dalam tes keabsahan gender.

Jenis kelaminnya kembali banyak dipertanyakan usai menuai kemenangan 46 detik atas petinju Italia, Angela Carini, pada babak 16 besar silam.

Namun, Komite Olimpiade Internasional (IOC) tetap mengizinkan Imane Khelif untuk melanjutkan kiprah di Olimpiade 2024 Paris.

Imane Khelif memastikan langkah ke final Olimpiade 2024 seusai mengalahkan wakil Thailand, Janjaem Suwannapheng, melalui keputusan bulat.

Kemenangan atas Janjaem membawa Khelif ke final Olimpiade untuk kali pertama dalam kariernya. Sebelumnya, ia tersingkir di perempat final di Olimpiade 2020 Tokyo.

Kini, Khelif akan berupaya untuk menjadi petinju Aljazair pertama yang memperoleh medali emas di Olimpiade.

Petinju berumur 25 tahun itu mengungkapkan bahwa dirinya sudah sepenuhnya siap untuk melakoni duel menghadapi Liu Yang.

“Saya fokus,” kata petinju berpostur 178 cm kelahiran Tiaret itu, dikutip dari BBC Sport.

“Saya di sini untuk penampilan bagus dan mewujudkan impian saya. Saya akan memberikan segalanya untuk partai final,” tutur dia.

Atlet kelahiran 2 Mei 1999 itu mengungkapkan bahwa dirinya merasa bahagia dengan bentuk dukungan yang mengalir selama mentas di Olimpiade 2024.

“Saya sangat senang. Saya senang dengan semua dukungan yang diberikan di Paris,” kata Khelif.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Aljazair yang datang ke sini,” ungkapnya.

Sementara itu, Janjaem Suwannapheng tak menyangkal bahwa Khelif mempunyai kekuatan luar biasa sebagai petinju wanita.

“Saya sudah mendengar berita soal (Khelif), tetapi saya tidak mengikutinya,” ungkap Suwannapheng.

“Dia seorang wanita, tetapi dia sangat kuat. Saya mencoba menggunakan kecepatan saya, tetapi lawan terlalu kuat.”

#olimpiade #tinju #aljazair #olimpiade-2024 #imane-khelif

https://www.kompas.com/sports/read/2024/08/07/07000088/imane-khelif-ke-final-olimpiade-kans-cetak-sejarah-setelah-kontroversi