Penjualan Travel Segmen Korporat Paling Cepat Pulih Usai Covid-19
Berdasarkan data Golden Rama Tours & Travel , kontribusi penjualan segmen korporat mencapai 26,2 persen. Halaman all
(Kompas.com) 07/08/24 08:08 13616523
JAKARTA, KOMPAS.com - Pariwisata termasuk sektor yang terkena dampak terbesar saat pandemi Covid-19 melanda dunia.
Pengetatan perjalanan di dalam dan ke luar negeri membuat penjualan paket wisata dan tiket pesawat menurun drastis.
"Sejak 2020, industri pariwisata itu totally drop. Salah satu segmen yang cepat pulih adalah korporat," kata Madu Sudono, President Director Golden Rama Tours & Travel dalam pertemuannya dengan media di kantor Golden Rama Tours & Travel, Senin (29/7/2024).
Berdasarkan data agen perjalanan berusia 53 tahun tersebut, kontribusi penjualan segmen korporat mencapai 26,2 persen.
"Dan kontribusinya (segmen korporat) sekarang mencapai 32 persen. Saya boleh mengatakan, inovasi yang kami lakukan, seperti digitalisasi, banyak datang dari market korporat," ungkap Madu.
Lihat postingan ini di Instagram
Golden Rama Tours & Travel kini melayani setidaknya 718 klien korporat di Indonesia dan 13.000 klien global dari 70 negara melalui Egencia.
Perjalanan dinas
Pemulihan penjualan travel di sektor korporat terlihat mulai pulih sejak 2021, hanya setahun berselang sejak Covid-19 melanda Indonesia pada 2020.
PIXABAY/ANJA Ilustrasi pemandangan kota Cape Town, Afrika Selatan.Menurut Madu, pemulihan ini berasal dari pergantian kru perusahaan dan pengiriman grup ke luar negeri atau perjalanan dinas.
Dessy Wastikarini, Head of Corporate Sales Golden Rama Tours & Travel, melanjutkan, tingginya permintaan perusahaan untuk perjalanan dalam dan luar negeri, datang dari bujet perjalanan dinas yang berbeda-beda.
Banyak perusahaan memilih berkonsultasi dengan agen perjalanan untuk menyesuaikan bujet dinasnya.
"Misalnya, mereka punya bujet perjalanan dinas selama satu tahun dan ingin dialokasikan sekian untuk si A dan untuk si B. Itu disesuaikan," jelas Dessy.
Wikimedia Commons Bulu Sorongan, Pangkep, Sulsel salah satu tempat wisata yang bisa dikunjungi penumpang KA Trans SulawesiBelum lagi, semua rencana perjalanan akan diatur oleh agen sehingga memudahkan perusahaan. Mulai dari pemilihan rute, maskapai, hingga jadwal keberangkatan.
Selama pandemi masih berlangsung di Indonesia, perjalanan dinas domestik mencatat peningkatan terbesar daripada internasional.
Alasannya, rute pesawat domestik Indonesia lebih cepat pulih dan menawarkan banyak opsi daripada luar negeri.
"Jadi, kalau misalnya dibandingkan sama teman-teman kita di luar, kayak Singapura, mereka tuh enggak punya pilihan lain selain rute internasional," kata dia.
"Ini menjadi kelebihan Indonesia karena sektor domestik kita banyak sekali dan perusahaan seperti batu bara itu kan masih memerlukan pesawat untuk mereka bertukar kru," tambah Dessy.
Pemesanan online
Golden Rama Search Engine for Enterprise Travel (GREET), menjadi terobosan baru untuk mempermudah oemesanan online bagi klien korporat.
Perusahan bsia menemukan dan memesan perjalanan dengan mudah, tak lupa mengelola anggaran perjalanan langsung secara real-time.
Aplikasi yang dikembangkan sebelum Covid-19 ini membawa dampak positif cukup besar. Sekitar 10,2 persen klien korporat Golden Rama Tours & Travel sudah menggunakannya.
"Jadi mereka enggak cuma beli tiket. Mereka bisa bikin tiket sendiri dan kita sudah mengatur sedemikian rupa semua bujet dan travel policy yang memang ditentukan dari mereka," ungkap Dessy.
Dessy menuturkan, saat ini Golden Rama Tours & Travel sedang mengusahankan lebih banyak perusahaan untuk mengadopsi platform GREET demi kemudahan pemesanan.
Bahkan, angka terbaru penggunaan GREET ini, menurut Dessy, mencapai 50 persen klien korporat yang bisa mengakses dan sudah teredukasi.
"Jadi, platform kami ini sebenarnya user friendly banget, gampang banget diakses. Namun, mungkin mereka rada takut, sesuai bujet enggak ya? Terus rutenya benar enggak ya? Kadang-kadang, mereka masih butuh tanya-tanya dan konsultasi," pungkas Dessy.
#golden-rama-tours-and-travel #peningkatan-tren-travel-2024 #peningkatan-tren-travel-setelah-covid-19 #travel-korporat #penjualan-travel-perusahaan