Peraih Nobel Diminta Pimpin Pemerintahan Transisi Bangladesh

Peraih Nobel Diminta Pimpin Pemerintahan Transisi Bangladesh

Satu-satunya peraih Nobel dari Bangladesh diminta untuk naik ke posisi pemimpin pemerintahan transisi negara itu. - Halaman all

(InvestorID) 07/08/24 12:41 13643398

DHAKA, investor.id – Satu-satunya peraih Nobel dari Bangladesh diminta untuk naik ke posisi pemimpin pemerintahan transisi negara itu. Muhammad Yunus akan menjabat sebagai kepala pemerintahan transisi Bangladesh, setelah kejatuhan dramatis Perdana Menteri (PM) Bangladesh Sheikh Hasina.

Keputusan ini telah dikonfirmasi oleh sekretaris pers presiden Joynal Abedin pada Selasa (6/8/2024). Pertemuan yang melibatkan Presiden Bangladesh Mohammad Shahabuddin, para kepala angkatan bersenjata, dan para pemimpin Gerakan Mahasiswa Antidiskriminasi mencapai keputusan tersebut.

Langkah ini menyusul protes antipemerintah selama berminggu-minggu, yang dipimpin gerakan mahasiswa tersebut.

Rapat bersama itu digelar selepas kunjungan 13 koordinator gerakan massa ke kediaman resmi presiden pada Selasa malam waktu setempat. Di sana, mereka membahas situasi dan kerangka kerja pemerintahan sementara dengan Shahabuddin.

Para panglima angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara Bangladesh menyusul untuk bergabung dalam pertemuan dadakan itu.

Pada Senin (5/8/2024), Sheikh Hasina mengundurkan diri sebagai perdana menteri dan melarikan diri ke negara tetangga India karena tekanan massal. Kabinet pun dibubarkan tak lama kemudian.

Setelah pengunduran dirinya, Kepala Angkatan Darat Bangladesh Jenderal Waker-Uz-Zaman menyampaikan pidato di hadapan rakyat yang mengumumkan pemerintah sementara akan dibentuk untuk memerintah negara tersebut.

Lalu pada Selasa, Presiden Shahabuddin juga membubarkan parlemen Bangladesh.

Sheikh Hasina meninggalkan negaranya ketika para pengunjuk rasa yang menuntut pengunduran dirinya menyerbu kediaman resmi perdana menteri itu di ibu kota Dhaka. Harian lokal Parthom Alo melaporkan Hasina bersama saudara perempuannya Sheikh Rehana berangkat ke Benggala Barat di India.

Putri pendiri Bangladesh yang berusia 76 tahun itu telah memerintah negara berpenduduk 170 juta jiwa tersebut sejak 2009.

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #mohammad-yunus #peraih-nobel #bangladesh #pemerintahan-transisi-bangladesh #kerusuhan-bangladesh #sheikh-hasina #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/international/369381/peraih-nobel-diminta-pimpin-pemerintahan-transisi-bangladesh