Bulan Ini, Satpol PP Bakal Bongkar Lapak PKL di Trotoar Jalan Abdullah Bin Nuh Bogor
Satpol PP Kota Bogor bakal menertibkan lapak PKL di atas trotoar Jalan Abdullah Bin Nuh pada Agustus 2024. Halaman all
(Kompas.com) 07/08/24 13:15 13648848
BOGOR, KOMPAS.com- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor bakal menertibkan lapak pedagang kaki lima (PKL) di atas trotoar Jalan Abdullah Bin Nuh, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor pada Agustus 2024.
Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustian Syach mengatakan, pihaknya sudah mengagendakan penertiban di bulan ini untuk membongkar bangunan semipermanen milik PKL di atas trotoar tersebut.
“Yang pasti kita sudah agendakan di bulan ini (Agustus) lakukan pembongkaran,” ucap Agustian saat diwawancarai Kompas.com, Rabu (7/8/2024).
Area trotoar Jalan Abdullah Bin Nuh telah lama dipenuhi PKL, mulai dari pedagang buah hingga warung makan.
Satpol PP juga pernah melakukan pembongkaran pada tahun 2021.
Namun, karena lokasi trotoar yang sangat strategis membuat PKL terus bermunculan kembali karena potensi pembeli yang besar.
“Saya sudah perintahkan kepala unit kecamatan Bogor Barat untuk turun ke lokasi, sedang kita agendakan kembali masuk ke lahan tersebut. (Bangunan semipermanen) tidak bertahun-tahun juga, itu pernah kita bongkar 2021 kalau tidak salah,” kata Agustian.
Namun, ia khawatir PKL akan kembali bermunculan usai ditertibkan.
Keterbatasan jumlah anggota Satpol PP yang hanya enam hingga 10 petugas di setiap kecamatan membuat mereka kesulitan menjaga satu lokasi secara terus-menerus.
Terlebih lagi, trotoar Jalan Abdullah Bin Nuh cukup luas. Meskipun dilakukan patroli, PKL bisa kembali menjamur.
“Jadi gini kendalanya, kita lakukan penertiban. Setelah kita kosongkan, Satpol PP harus ngejagain. Tapi Satpol PP tidak mungkin ngejagain di situ terus karena kerjaan di Bogor banyak,” ujar dia.
Berdasarkan pengamatan Kompas.com, di sepanjang trotoar dari arah Jalan Abdullah Bin Nuh ke arah Jalan Sholeh Iskandar, hampir dipenuhi bangunan semipermanen milik PKL.
Bangunan bermaterial kayu digunakan para pedagang untuk membuka usaha, mulai dari warung kopi, rumah makan, penjual duplikat kunci, hingga menjual buah-buahan.
Bahkan, ada beberapa PKL yang sengaja membuat kursi dan meja dari bambu agar pembeli bisa makan di tempat.
Jika dilihat, tidak ada ruang untuk para pejalan kaki melintasi trotoar tersebut. Mau tak mau, warga yang melintas terpaksa berjalan di bahu jalan.
Namun, bahu jalan pun digunakan para pemilik motor dan mobil untuk memarkirkan kendaraan mereka.
#pkl-di-trotoar #pkl-jualan-di-trotoar #trotoar-di-jalan-abdullah-bin-nuh-dipenuhi-pkl #pkl-di-bogor