WNI yang Tewas di Bangladesh Berasal dari Semarang
WNI yang tewas di Bangladesh diketahui berasal dari Semarang, kata keterangan resmi Kemlu. - Halaman all
(InvestorID) 07/08/24 17:05 13666677
JAKARTA, investor.id – Warga negara Indonesia (WNI) yang tewas di Bangladesh diketahui berasal dari Semarang, kata keterangan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Diaspora itu tewas dalam kerusuhan di Jashore, Bangladesh yang berujung pada kebakaran pada Senin (5/8/2024).
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu Judha Nugraha mengungkapkan, WNI yang tewas itu berusia 50 tahun, berinisial DU, yang asalnya dari Semarang, Jawa Tengah.
“DU usia 50 tahun asal Semarang. Untuk detail lainnya tidak bisa di-share karena privacy keluarga,” tutur Judha, Rabu (7/8/2024).
Lebih lanjut Judha menyampaikan, jenazah DU saat ini masih berada di Bangladesh. Rencananya, Kedutaan Besar RI (KBRI) akan memastikan pemeliharaan jenazah termasuk dimandikan, disalatkan, hingga pemetian hari ini, Rabu waktu setempat.
“Masih berada di Bangladesh. Hari ini akan dipulasarakan, dimandikan, disalatkan, dan pemetian,” tambahnya.
Sebelum itu, Kemlu melaporkan korban berinisial DU tewas akibat menghirup terlalu banyak asap ketika hotel tempatnya menginap di Jashore, Bangladesh, terbakar pada Senin (5/8/2024). Pihaknya mengatakan, DU tiba di Bangladesh pada 1 Agustus untuk kunjungan bisnis.
“DU meninggal dunia akibat menghirup terlalu banyak asap karena hotel tempat almarhum menginap terbakar di tengah-tengah kerusuhan,” bunyi pernyataan itu dalam keterangan resmi, Selasa (6/8/2024).
Sementara itu, pihak Kemlu telah menghubungi keluarga korban di Indonesia untuk menyampaikan belasungkawa dan memfasilitasi repatriasi jenazahnya.
Saat ini, warga Indonesia di Bangladesh diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kegiatan tidak penting di luar tempat tinggal, serta menghindari kerumunan massa dan tempat-tempat demonstrasi.
Mereka juga disarankan untuk terus menjaga komunikasi dan selalu mengikuti langkah-langkah kontijensi yang ditetapkan oleh KBRI Dhaka.
Para WNI yang berencana mengunjungi Bangladesh diimbau untuk menunda perjalanan mereka sampai situasi dan kondisi keamanan membaik.
Mereka yang membutuhkan bantuan bisa menghubungi KBRI Dhaka (+880-1-614-444-552) dan Direktorat Perlindungan WNI Kemlu (+62-812-9007-0027).
Diketahui sedikitnya 73 orang tewas, termasuk 14 anggota polisi, dalam bentrokan-bentrokan antara aparat keamanan dan pengunjuk rasa di Dhaka dan kota-kota lain di Bangladesh.
Aksi unjuk rasa meningkat pekan lalu untuk memprotes kebijakan kuota pekerjaan publik yang diterapkan pemerintah Bangladesh, menyusul bentrokan di Universitas Dhaka.
Para demonstran menuntut pencabutan kebijakan yang mengalokasikan 30% pekerjaan publik bagi anggota keluarga veteran perang 1971.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #kemlu #bangladesh #kerusuhan-bangladesh #wni-tewas-di-bangladesh #wni #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/international/369403/wni-yang-tewas-di-bangladesh-berasal-dari-semarang