IBTS dan MRP Law Dorong Rempah Indonesia Berjaya di Pasar Global
IBTS dan MRP mendorong rempah Indonesia berjaya di pasar global. Dengan memberikan pengembangan bisnis, perlindungan dan pendampingan hukum - Halaman all
(InvestorID) 07/08/24 19:19 13683177
JAKARTA, investor.id - MR & Partners Legal & Business Consulting Group, melalui anak usahanya, Indonesia Business Trade Solution (IBTS), mendorong rempah Indonesia berjaya di pasar global. Dengan memberikan pengembangan bisnis, perlindungan dan pendampingan hukum bagi para eksportir rempah dalam Festival Gemar Rempah Nusantara 2024 di Jakarta, Kamis (8/8/2024).
CEO Indonesia Business Trade Solution (IBTS) Poppy Zeidra mengatakan, langkah nyata ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap petani dan pengusaha khususnya dalam pengembangan bisnis, perlindungan dan pendampingan hukum. “Sebagai mitra petani dan pengusaha rempah, kami berada di garis depan membantu mereka dalam memahami regulasi perdagangan hingga mengatasi permasalahan hukum bisnis, mulai dari kontrak hingga hak kekayaan intelektual,” kata Poppy dalam keterangannya, Rabu (7/8/2024).
Poppy menilai sejumlah eksportir rempah masih memiliki kendala terutama dalam menghasilkan hilirisasi dari bahan mentah. Lebih jauh, akses terhadap informasi tarif, pajak, dan standar produk yang berbeda-beda di setiap negara dinilai perlu menjadi perhatian. Pengenalan terhadap teknologi dan hak kekayaan intelektual, juga merupakan urusan serius yang perlu dikembangkan, mengingat potensi nilai tambah yang dapat dihasilkan.
“Memperluas akses pasar rempah nasional di negara luar merupakan pekerjaan rumah kita bersama. Tentu, IBTS siap mendukung pengusaha untuk mewujudkan rencana ekspansi mereka,” paparnya.
Sementara itu, Managing partner MR & Partners Law office & Founder Indonesia Business Trade Solution Dodi S. Abdulkadir menambahkan, gelaran festival ini dapat mempererat kerja sama dengan para pemangku kepentingan serta memperluas pemahaman terkait regulasi perdagangan rempah. Hal ini diperlukan untuk memastikan bahwa produk rempah yang dipasarkan memenuhi standar kesehatan, dan keselamatan konsumen.
“Tentu kami selalu terbuka dengan para pengusaha dan petani rempah dalam pendampingan, pemberdayaan, dan edukasi hukum. Para pelaku usaha wajib mengetahui hak-hak dan kewajiban mereka di bawah hukum, serta cara untuk memaksimalkan peluang perdagangan yang ada,” jelas Dodi.
Ekosistem Rempah
Ketua Umum Asosiasi Rempah Nusantara (AKREN), Siti Nur Azizah Ma’aruf mengatakan,festival tersebut mendorong ekosistem pangan dan rempah dari hulu ke hilir, membuka kemitraan baru untuk memastikan sinkronisasi sumber daya manusia, teknologi, dan pasar rempah di tingkat global. Ajang ini juga akan mengadakan business matching yang dihadiri oleh para mitra strategis dari beberapa negara, seperti Uzbekistan, China, Rusia, hingga beberapa negara benua Afrika.
“Kami juga punya blueprint after kegiatan Gemar Rempah ini, kami ingin menyiapkan digital transformasi terkait rempah yang akan berkolaborasi dari sisi legal protection dari MR & Partner Legal & Consulting group serta IBTS untuk sinergi bisnis,” jelas Azizah.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi dan mendukung kolaborasi bisnis yang tercipta dalam penyelenggaraan Gemar Rempah Nusantara 2024.
“Rempah bukan hanya menjadi makanan, tapi juga bisa menjadi bahan baku untuk batik, produk kosmetik, dan banyak hal lain. Ini merupakan ekonomi kreatif berbasis rempahucap Menparekraf Sandiaga.
Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #rempah-indonesia #rempay-nasional #petani-rempah #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/business/369430/ibts-dan-mrp-law-dorong-rempah-indonesia-berjaya-di-pasar-global