Tiga Strategi Besar WIKA Beton (WTON)

Tiga Strategi Besar WIKA Beton (WTON)

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) alias WIKA Beton menyiapkan tiga strategi besar agar dapat bergerak agile ke depan. - Halaman all

(InvestorID) 07/08/24 23:02 13700243

JAKARTA, investor.id – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) alias WIKA Beton menyiapkan tiga strategi besar agar dapat bergerak agile ke depan. Perseroan juga mempertimbangkan untuk mendivestasi aset dan selektif dalam berinvestasi.

Siasat WIKA Beton tersebut terangkum dalam tiga pilar transformasi. Pertama, mengakselerasi kas (cash acceleration), keunggulan operasional (operational excellence), dan pilar ketiga memastikan ketahanan dari sisi komersial (commercial resilience) supaya perseroan tumbuh sehat (fit).

Dari sisi akselerasi kas, WTON melakukan restrukturisasi metrik keuangan untuk optimasi kepemilikan kas dan meningkatkan kesehatan keuangan. Lalu, dari sisi operasional, Wika Beton meningkatkan efisiensi dan produktivitas untuk mencapai kinerja optimal.

Sementara pada sisi komersial, anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) tersebut melakukan penyesuaian bisnis, produk, dan layanan guna mencapai competitive advantage.

Direktur Teknik & Produksi WIKA Beton Verly Widiantoro menyampaikan, ke depan Wika Beton ingin memetakan pasar seperti pracetak (precast), readymix, sampai pasar jasa agar kapasitas perseroan dapat memenuhi kebutuhan pasar.

Dengan cara begitu, dia berkeyakinan, utilitas pabrik WTON akan optimal. “Kalau tidak kami petakan, jangan-jangan kami overcapacity, sehingga kemungkinan perlu kami divestasi,” ucap Verly kepada Investor Daily, Rabu (7/8/2024).

Saat ini, tingkat utilitas pabrik WTON berada di kisaran 45% dan Wika Beton menargetkan utilitas tersebut meningkat menjadi 60% pada akhir 2024. Itu artinya, perseroan masih memiliki 40% lagi untuk mencapai utilitas penuh.

Karena itu, tiga strategi besar Wika Beton tersebut akan diterapkan bertahap mulai tahun pertama sampai tahun ketiga. Menurut Verly, apabila sampai tahun ketiga utilitas penuhnya belum tercapai, hal itu menunjukkan WTON memiliki kapasitas yang berlebih.

“Makanya, mungkin kami akan divestasi baik pabrik, alat produksi, maupun cetak-cetakan pada produk-produk yang tidak menghasilkan atau yang impact-nya kecil sekali,” ujarnya.

Di saat bersamaan, perseroan juga tidak lagi agresif berinvestasi membangun pabrik-pabrik baru yang sifatnya fixed. Jikapun pabrik baru diperlukan, Verly menuturkan, Wika Beton akan memprioritaskan untuk mengembangkan pabrik portable (mobile plant).

Dengan begitu, perseroan akan mengarahkan investasinya untuk mendanai pengembangan-pengembangan produk seperti cetakan, peralatan pabrik, dan penguatan IT. Sampai akhir 2024, WTON mengestimasikan akan menghabiskan belanja modal (capital expenditure/capex) sebanyak Rp 125 miliar.

Fokus Bisnis

Ke depan, perseroan akan mendorong lini-lini bisnis yang matang seperti tiang pancang (PC Spun Pile) yang bersifat green, kemudian meluncurkan produk baru seperti pile green, building green, termasuk lini bisnis beton pracetak yang akan diarahkan kepada ramah lingkungan.

Menurut Verly, hal ini sejalan dengan sertifikat internasional Environmental Product Declaration/EPD yang diraih Wika Beton. EPD merupakan dokumen deklarasi berisi tentang pengungkapan dampak lingkungan dari analisa daur hidup suatu produk menggunakan Life Cycle Assessment (LCA) yang mengacu pada seri ISO 14025 dan ISO 14040.

Adapun bisnis yang pasarnya tidak cukup signifikan seperti erection girder, box, dan lain-lain telah membuat banyak peralatan perseroan menjadi idle karena banyak proyek yang masih belum memanfaatkan teknologi terbaru. “Tapi secara prinsip, semua lini bisnis kami semuanya sejalan dengan bisnis inti, hanya saja pasarnya tidak banyak,” tutup Verly.

Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #wika-beton #wton #wton-saham #wika #startegi-wika-beton #verly-widiantoro-wika-beton #capex-wton #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/369460/tiga-strategi-besar-wika-beton-wton