Saham IPO Esta Indonesia (NEST) Diborong Investor China
Esta Indonesia (NEST) listing sahamnya di BEI per 8 Agustus 2024. - Halaman all
(InvestorID) 08/08/24 09:08 13770039
JAKARTA, investor.id - PT Esta Indonesia Tbk (NEST) mencatatkan (listing) perdana sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 8 Agustus 2024 ini. Perseroan menjadi perusahaan ke-34 yang tercatat di BEI pada tahun 2024.
Saham NEST pada awal perdagangan langsung melejit. Di sekitar pukul 09.07 WIB saham ini adai Rp 254 atau naik 27%.
Perseroan bergerak di bidang budidaya burung walet dan perdagangan besar sarang burung walet. Initial public offering (IPO) NEST telah dilakukan pada 1-6 Agustus 2024 di harga Rp 200/saham. Saham NEST lewat IPO ditawarkan sebanyak 822,5 juta saham kepada publik atau mencapai 20% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO.
Direktur Utama Esta Indonesia (NEST), Hoo Anton Siswanto menjelaskan terkait perolehan dana sebesar Rp 164,5 miliar dari IPO.
Ia merinci, seluruh dana yang diperoleh perseroan dari hasil IPO saham, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sekitar 7,47% akan dipergunakan perseroan untuk belanja modal berupa pembelian 6 rumah burung walet (RBW) yang berlokasi di Poso, Sulawesi Tengah; sekitar 18,67% akan digunakan perseroan untuk penyetoran modal kepada entitas anak yang selanjutnya akan digunakan untuk pembelian tanah dan bangunan sebagai kantor operasional dan pabrik entitas anak.
“Dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja guna mendukung pertumbuhan perseroan di mana modal kerja digunakan diantaranya untuk pembelian bahan baku, pembayaran gaji, pembelian alat dan bahan pendukung kegiatan operasional, serta untuk membiayai kegiatan operasional,” ujarnya Kamis (8/8/2024).
Perseroan menunjuk PT KGI Sekuritas Indonesia selaku penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek perseroan.
Hoo Anton Siswanto menambahkan, antusiasme para investor terhadap saham NEST sangat tinggi dan bersyukur terhadap keseluruhan proses persiapan hingga IPO ini dapat berjalan dengan lancar.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh investor yang telah menempatkan kepercayaan terhadap perseroan. Juga atas dukungan yang telah diberikan selama ini oleh underwriter, para profesi/lembaga penunjang, BEI dan OJK serta seluruh
Di dunia ada dua negara yang berperan penting dalam industri sarang burung walet yaitu pertama, Indonesia sebagai produsen bahan baku yang menguasai lebih dari 75% produksi sarang burung walet dunia yang memiliki kekuatan sangat besar. “Kedua, Tiongkok merupakan konsumen terbesar di dunia, dimana sekitar 80% produksi dunia diserap oleh Tiongkok. Manajemen dan karyawan PT Esta Indonesia Tbk,” sambungnya.
Yan Palace
Perseroan memiliki hubungan baik dengan pelanggan-pelanggan di China, salah satunya Xiamen Yan Palace Bird\'s Nest Industry Co Ltd (Yan Palace). Yan Palace adalah perusahaan terbuka yang menjadi market leader dan importir terbesar produk sarang burung walet di China saat ini yang juga merupakan pelanggan utama perseroan.
Perseroan memiliki investasi pada saham Yan Palace dengan kode saham: 1497 pada saat IPO yang tercatat di Bursa Efek Hongkong (HKEX) sebanyak 2.411.200 lembar saham di mana saat ini (31 Juli 2024) harga per lembarnya di 15,10 HKD (atau naik sebesar 55,67% dari harga IPO: 9,70 HKD).
Saat ini Yan Palace juga turut berinvestasi di perseroan dengan membeli saham IPO perseroan sebanyak 197.400.000 lembar saham (sekitar Rp 39,48 miliar). Hal ini memperkuat hubungan antara kedua belah pihak yang telah terjalin lama dan memberikan dampak positif atas keberlangsungan usaha perseroan.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #ipo #esta-indonesia #nest #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/369494/saham-ipo-esta-indonesia-nest-diborong-investor-china