Strategi Investasi, Bos Astra Sebut Sektor Potensial Jangka Panjang jadi Perhatian
PT Astra International Tbk (ASII) terus mendorong investasi pada sektor-sektor yang menguntungkan di masa depan. Halaman all
(Kompas.com) 08/08/24 13:12 13782022
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Astra International Tbk (ASII) terus mendorong investasi pada sektor-sektor yang menguntungkan di masa depan.
Presiden Direktur ASII Djony Bunarto Tjondro mengatakan saat ini pihaknya telah melihat sektor baru yang potensial dan ingin dimasuki dengan arah pertumbuhan perekonomian Indonesia.
“Sektor mana yang bagi Indonesia itu menjadi potensial dalam jangka panjang. Itulah sektor yang tentunya menjadi perhatian kami, tetapi tentunya selalu kami selaraskan dengan bagaimana kesesuaian strategis sektor-sektor tersebut bagi Astra, bagi ekosistem Astra. Nah, di antara tentunya sektor layanan kesehatan misalnya,” kata Djony dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Kamis (8/8/2024).
SHUTTERSTOCK/MACROECON Ilustrasi PT Astra International Tbk.Sebelumnya Astra telah berinvestasi pada layanan kesehatan, Halodoc. Djoni bilang investasi tersebut merupakan satu sektor yang secara serius digarap, karena memiliki satu potensi pertumbuhan yang baik.
Dia menuturkan, Astra telah berinvestasi pada sektor layanan kesehatan sejak dua hingga tiga tahun lalu.
“Kami sudah memasuki bisnis ini sejak dua sampai tiga tahun yang lalu melalui investasi kami di Halodoc dan kami sangat serius untuk menekuni ini walaupun memang ini menjadi space yang baru bagi Astra,” jelasnya.
“Tetapi kami yakin dengan semua kajian yang telah kami buat, bagaimana prospek pertumbuhan ke depan, bagaimana ini menjadi satu strategic fit di dalam satu ekosistem Astra,” jelasnya.
Selain investasi di layanan kesehatan, Astra juga melakukan strategi investasi di sektor pertambangan batu bara. Djony bilang, investasi tersebut sejalan dengan lini bisnis pertambangan di United Tractor.
“Kemudian juga bagaimana dengan investasi-investasi atau sektor-sektor pertambangan non batubara karena ini akan sejalan dengan aspirasi transisi kami terutama di grup alat berat dan pertambangan di United Tractors,” ujarnya.
“Kami yakin ini akan menjadi satu mesin pertumbuhan yang baik, tentunya tidak dalam jangka pendek, ini adalah investasi kami jangka panjang,” tegas dia.
Djony mengatakan, arah investasi Grup Astra ke depan telah ditetapkan sejak satu atau dua tahun yang lalu, dimana pihaknya membagi investasi ke dalam dua atau tiga bagian. Yang pertama investasi-investasi yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja dan optimalisasi daripada bisnis inti.
Adapun bisnis inti Astra hari ini terdiri atas tujuh lini bisnis dengan kontribusi variatif yang berbeda dari satu lini bisnis dengan lini bisnis lainnya. Tujuh lini bisnis inti tersebut dilakukan secara optimal dari waktu ke waktu.
“Banyak yang sudah kami lakukan yang memperluas cakupan. Misalnya bagaimana kami berinvestasi misalnya di Bank Saqu, Digital Bank, OLX atau platform daripada penjualan mobil bekas. Itu adalah arah investasi kami bagaimana kami melakukan optimalisasi bisnis inti kami dengan juga memperluas cakupan daripada bisnis inti kami,” tegas dia.
#investasi #grup-astra #asii #strategi-investasi #astra-international