Tak Cuma Indonesia, Tesla Juga Batal Bangun Pabrik di Malaysia dan Thailand

Tak Cuma Indonesia, Tesla Juga Batal Bangun Pabrik di Malaysia dan Thailand

Produsen kendaraan listrik Tesla telah membatalkan rencana untuk mendirikan pabrik kendaraan listrik di Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Halaman all

(Kompas.com) 08/08/24 14:25 13814387

BANGKOK, KOMPAS.com - Produsen kendaraan listrikTesla telah membatalkan rencana untuk mendirikan pabrik kendaraan listrik di Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Sebaliknya, Tesla akan fokus hanya pada stasiun pengisian daya, menurut sumber di pemerintah Thailand.

Dikutip dari The Star, Kamis (8/8/2024), keputusan tersebut menyusul PHK tim eksekutif Tesla yang mengunjungi Thailand pada November hingga Desember 2023.

"Tesla saat ini hanya membahas stasiun pengisian daya, dengan rencana pabrik yang ditangguhkan tidak hanya di Thailand tetapi di seluruh dunia. Mereka tidak melanjutkan di Malaysia, Indonesia, atau di mana pun kecuali China, Amerika, dan Jerman," kata sumber tersebut.

Dok. Electrec.co Tesla Roadster RR

Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin mengumumkan pada November tahun lalu bahwa Tesla siap menjadikan Thailand sebagai pusat manufaktur kendaraan listriknya.

Pengumuman itu muncul setelah Thavisin mengadakan beberapa pertemuan dengan para eksekutif Tesla, baik di AS maupun Thailand.

Dia mengunjungi pabrik Tesla di Fremont, California selama kunjungannya ke AS untuk Pertemuan Pemimpin Ekonomi Apec ke-30 pada November 2023. Di sana, Thavisin bertemu dengan para eksekutif Tesla dan berpose dengan Cybertruck, kendaraan listrik andalan Tesla.

Thavisin dan pemimpin Partai Pheu Thai yang berkuasa Paetongtarn Shinawatra menjamu eksekutif senior Tesla Rohan Patel di festival Yi Peng di Chiang Mai pada 28 November 2023.

Pada waktu yang hampir bersamaan, PM mengumumkan Tesla sedang mensurvei tiga lokasi pabrik potensial di Thailand dan diharapkan akan mengumumkan investasi lebih dari 5 miliar dollar AS pada kuartal I 2024.

Namun, Tesla kini telah memutuskan untuk membatalkan rencana investasinya di Thailand setelah memangkas tim eksekutifnya. Keputusan tersebut merupakan bagian dari penarikan investasi Tesla di seluruh Asia dan sekitarnya.

Sebelumnya, Tesla telah mengumumkan telah menghentikan rencana untuk membangun pabrik raksasa di Meksiko hingga setelah pemilihan presiden AS pada November 2024, karena janji kandidat presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif 100 persen pada kendaraan yang dibuat di Meksiko.

Pabrik Tesla di dekat Monterrey di Nuevo Leon pertama kali diumumkan pada bulan Maret tahun lalu dan diharapkan mulai beroperasi pada kuartal I 2025. Namun, proyek tersebut menghadapi banyak penundaan dan ketidakpastian.

Pada September 2023, beberapa pemasok Tesla telah memperlambat rencana mereka sendiri untuk membangun fasilitas manufaktur baru di Meksiko, karena khawatir pembangunan tersebut tidak akan selesai tepat waktu.

Pada Oktober 2023, Tesla mengonfirmasi bahwa mereka telah menghentikan proyek tersebut karena masalah ekonomi.

#kendaraan-listrik #pabrik-tesla #tesla #pabrik-kendaraan-listrik

https://money.kompas.com/read/2024/08/08/142500626/tak-cuma-indonesia-tesla-juga-batal-bangun-pabrik-di-malaysia-dan-thailand