3 Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Melakukan Veneer Gigi

3 Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Melakukan Veneer Gigi

Setelah melakukan veneer gigi, ada tiga hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi. Salah satunya menghindari makanan keras.

(Kompas.com) 09/08/24 15:10 13928166

JAKARTA, KOMPAS.com - Perawatan veneer gigi semakin digandrungi banyak orang, karena bisa membuat warna gigi menjadi lebih putih.

Veneer gigi juga bisa memberikan tingkat kecerahan warna gigi sesuai dengan keinginan. Bukan cuma warna, kamu bisa memiliki bentuk gigi yang lebih rapi dan rata.

Meski demikian, dokter gigi dari merek pasta gigi Barakat, Desiananda Wulandari mengungkap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan setelah melakukan veneer gigi. Simak selengkapnya.

1. Hindari menggigit makanan yang keras

Desi menyarankan pengguna veneer gigi untuk hindari mengkonsumsi makanan yang keras. Selain itu, menggigit barang-barang yang keras pun juga tidak disarankan.

“Setelah veneer itu enggak boleh gigit yang keras-keras, karena itu sama saja kayak gigi palsu sebenarnya. Jadi sebaiknya mengurangi gigitan keras, seperti makanan yang keras,” jelas Desi kepada Kompas.com saat ditemui di Wellfest 2024, di Central Park Mall, belum lama ini.

Pemasangan gigi veneer pun harus melalui proses pengikisan dan mengecilkan gigi asli, agar bisa menempelkan veneer ke gigi asli.

Oleh karena itu, jika terlalu sering menggigit makanan atau barang yang keras, veneer gigi bisa berpotensi lepas.

“Kalau tidak jaga makan, maka tambalan itu ketika kita gigit yang keras, akan ada kemungkinan untuk copot. Jadi ada masa hidupnya juga veneer itu,” katanya.

2. Rutin melakukan kontrol

Apabila gigi sudah rapi dan bersih karena menggunakan veneer, bukan berarti kamu tidak perlu rutin kontrol ke dokter gigi.

Desi menambahkan, sangat penting untuk melakukan kontrol setiap 6 bulan sekali. Hal ini agar dokter bisa memeriksa kondisi dan ketahanan veneer.

Apabila ada veneer gigi yang berpotensi lepas, maka dokter bisa membantu untuk merekatkannya kembali.

“Sangat penting untuk menjaga supaya veneer-nya itu enggak lepas, jadi biasanya setiap kurang lebih enam bulan sekali itu boleh rutin kontrol.”

Menurutnya, kontrol rutin juga bisa memastikan keamanan dan kenyamanan gusi pasien saat memakai veneer gigi.

“Veneer itu tuh ibaratnya kayak mendorong gusi. Kalau enggak kontrol dan gigi itu dipakai makan setiap hari, takutnya gusinya ada gangguan, seperti kemerahan atau berdarah,” ujar Desi.

3. Perhatikan konsumsi makanan dan minuman berwarna

Jika kamu memasang veneer gigi, sebenarnya larangan untuk konsumsi makanan berwarna tidak seketat ketika melakukan bleaching gigi.

Meski begitu, Desi menyarankan penggunanya untuk tetap memerhatikan kuantitas dalam mengonsumsi makanan dan minuman berwarna.

“Kalau untuk konsumsi makanan dan minuman berwarna itu sebenarnya enggak ada pantangan yang terlalu ketat. Tetapi, kalau makan kunyit yang berlebihan itu juga enggak baik, karena takutnya warnanya nge-stain di gigi,”

Khawatirnya, jika kamu mengonsumsi makanan dan minuman berwarna secara berlebihan bisa menimbulkan noda pada veneer gigi. Jadi sebaiknya konsumsi secukupnya saja.

“Memang pori-pori gigi veneer itu tidak sebanyak gigi asli, tapi kalau minum kopi atau teh berlebihan apalagi warnanya itu yang pekat banget, kalau veneernya kurang bagus mungkin saja berubah warna,” pungkasnya.

#veneer-gigi #apa-itu-veneer-gigi #veneer-gigi-adalah #yang-tidak-boleh-dilakukan-setelah-veneer-gigi

https://lifestyle.kompas.com/read/2024/08/09/151039820/3-hal-yang-perlu-diperhatikan-setelah-melakukan-veneer-gigi