Saham WIFI Melesat Seiring Prospek Cerah Infrastruktur Telko
Kinerja saham WIFI juga menunjukkan tren yang menguat. Hal itu seiring dengan prospek cerah infrastruktur telekomunikasi - Halaman all
(InvestorID) 09/08/24 21:48 13961276
JAKARTA, investor.id - Kinerja saham WIFI juga menunjukkan tren yang menguat. Pada penutupan perdagangan pekan ini, saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge naik 2,68% menjadi 230 per saham. Bahkan, mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 48,39% sejak awal tahun.
Manajemen Surge mengatakan, hal itu seiring dengan prospek cerah infrastruktur telekomunikasi didorong oleh dukungan kuat dari pemerintah serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital. Sebagai salah satu pemain utama dalam industri infrastruktur telekomunikasi, perseroan memiliki prospek bisnis yang sangat positif hingga akhir tahun 2024. Perusahaan ini mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 136% menjadi Rp58,4 miliar pada semester I-2024.
“Peningkatan kinerja ini didukung oleh pengoperasian penuh jaringan serat optik yang menghubungkan jalur transportasi utama di Pulau Jawa, serta kolaborasi strategis dengan perusahaan besar seperti Nokia Indonesia untuk memperluas jangkauan internet,” jelas manajemen Surge dalam keterangan pers, Jumat (9/8/2024).
Secara keseluruhan, meskipun tantangan tetap ada, komitmen WIFI dalam memperluas infrastruktur digital dan meningkatkan layanan mereka menunjukkan potensi pertumbuhan yang solid untuk sisa tahun 2024. Prospek telekomunikasi di Indonesia sangat menjanjikan, terutama dengan meningkatnya adopsi teknologi digital, implementasi teknologi 5G, serta dukungan penuh dari pemerintah dalam pembangunan infrastruktur yang lebih merata.
Dengan potensi pertumbuhan yang berkelanjutan, sektor telekomunikasi dan saham-saham seperti WIFI menjadi perhatian menarik bagi para investor yang ingin memanfaatkan peluang di pasar yang sedang berkembang ini.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) secara agresif mempercepat pembangunan infrastruktur telekomunikasi, terutama di daerah yang masih belum terjangkau internet.
Menurut Direktur Jenderal SDPPI Ismail, pada tahun 2024, masih ada sekitar 5-10 % masyarakat Indonesia yang belum mendapatkan akses ke dunia digital. "Perlambatan ini disebabkan oleh biaya yang tidak sebanding dengan hasil yang didapat, namun pemerintah berperan penting dalam memastikan bahwa seluruh rakyat dapat terkoneksi ke dunia informasi yang lebih sehat, pintar, cerdas, dan sejahtera," ujar Ismail dalam acara Tech & Telco Forum 2024 pada Juli lalu.
Ismail juga menekankan bahwa teknologi adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dibendung oleh regulasi. Pemerintah bertanggung jawab untuk menciptakan ruang yang adil bagi pelaku usaha dalam memajukan teknologi demi kepentingan masyarakat luas.
Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #wifi #surge #solusi-sinergi-digital #saham-wifi #infrastruktur-telko #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/369713/saham-wifi-melesat-seiring-prospek-cerah-infrastruktur-telko