Pertama Kalinya, Duplikat Bendera Pusaka Dibawa ke IKN dari Jakarta

Pertama Kalinya, Duplikat Bendera Pusaka Dibawa ke IKN dari Jakarta

Ini merupakan pertama kalinya duplikat bendera pusaka dibawa keluar dari Jakarta. Halaman all

(Kompas.com) 10/08/24 10:47 14029318

JAKARTA, KOMPAS.com - Duplikat bendera pusaka Merah Putih telah diberangkatkan dari Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat menuju ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur melalui proses kirab pada Sabtu (10/8/2024).

Selanjutnya, duplikat bendera pusaka akan diterbangkan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur pada Sabtu siang.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, M Yusuf Permana mengatakan, prosesi kirab kali ini merupakan pertama kalinya duplikat bendera pusaka dibawa keluar dari Jakarta.

Selain itu, pertama kali pula duplikat bendera dibawa ke IKN sebagai ibu kota baru Indonesia.

Duplikat bendera pusaka tersebut dibawa ke IKN bersama naskah Proklamasi.

"Betul, pertama kali ini bendera duplikat dan teks Proklamasi akan keluar Jakarta, menuju ke Ibu Kota Baru, di Istana Negara, di Ibu Kota Nusantara," ujar Yusuf di kawasan Monas, Sabtu.

Kirab bendera dari Monas ke Halim Perdanakusuma menempuh jarak sekitar 14 kilometer.

Saat kirab, duplikat bendera pusaka dibawa oleh purna Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2023, yakni Kachina Ozora yang berasal dari Provinsi Kalimantan Tengah.

Sementara itu, bertugas sebagai pembawa teks proklamasi adalah Keyla Azzahra Purnama dari Provinsi Sumatra Selatan.

Keduanya naik mobil taktis maung sambil membawa duplikat bendera dan naskah Proklamasi sambil duduk menuju ke Bandara Halim Perdanakusuma.

Prosesi kirab diawali dari Monas menuju ke Jalan Thamrin, Bundaran HI, Semanggi hingga sampai ke Halim Perdanakusuma dan berlangsung selama sekitar 1 jam 15 menit.

Setelah tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, duplikat bendera dan naskah Proklamasi akan diterbangkan ke Kalimantan Timur menggunakan pesawat Boeing TNI AU.

Setibanya di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, bendera dan teks proklamasi akan dibawa ke Istana Negara di IKN.

Bendera pusaka merah putih dan duplikatnya

Sebagaimana diketahui, upacara kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 menggunakan bendera pusaka merah putih yang dijahit oleh Ibu Negara pertama, Fatmawati Soekarno.

Dilansir dari artikel yang ditayangkan laman resmi Sekretariat Presiden, bendera pusaka tersebut terus dikibarkan pada peringatan HUT RI pada 17 Agustus sejak 1946 hingga 1968.

Karena sudah termakan usia, diputuskan bendera pusaka Merah Putih terakhir dikibarkan pada 17 Agustus 1968.

Selanjutnya pemerintah melakukan duplikasi pada bendera pusaka tersebut.

Oleh karena itu, bendera Merah Putih yang dikibarkan pada peringatan HUT RI 17 Agustus 1969 merupakan duplikasi bendera pusaka.

Bendera itu kemudian berkibar 15 tahun lamanya, hingga tahun 1984.

Setelahnya, duplikasi kedua bendera pusaka dilakukan pada 1985. Bendera pusaka duplikasi kedua berkibar selama 30 tahun sejak 1985 hingga 2014.

Kemudian pemerintah melakukan duplikasi ketiga terhadap bendera pusaka.

Duplikasi tersebut dikibarkan pada upacara 17 Agustus 2015 di Istana Merdeka.

Sejauh ini bendera pusaka telah tiga kali mengalami duplikasi.

#kirab-bendera-merah-putih #kirab-bendera-merah-putih-monas #kirab-bendera-monas-ikn

https://nasional.kompas.com/read/2024/08/10/10475891/pertama-kalinya-duplikat-bendera-pusaka-dibawa-ke-ikn-dari-jakarta