Sebelum Ditemukan Tewas Membusuk, Lansia di Tambora Sempat Beli Obat Maag
Lansia yang ditemukan meninggal dalam kondisi membusuk di kamarnya sempat membeli obat maag di warung di dekat rumah. Halaman all
(Kompas.com) 10/08/24 18:08 14067246
JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang lansia berinisial S (70) yang ditemukan meninggal dalam kondisi membusuk di kamarnya sempat membeli obat maag di warung di dekat rumahnya di Krendang, Tambora, Jakarta Barat.
Pemilik warung bernama Oda (49) menyebut S membeli obat di warungnya pada Senin (5/8/2024).
"Sama saya mah terakhir beli obat maag hari Senin, ininya (napasnya) mah sudah bunyi. Kata saya ke rumah sakit. Kan kalau udah bunyi begitu kan udah parah ya, eh mending ke rumah sakit jangan beli obat warung," kata Oda saat ditemui di rumahnya, Sabtu (10/8/2024).
Oda keheranan saat S membeli obat di warungnya. Biasanya, S hanya membeli teh manis dan kopi.
Saat mendengar napas S yang mencurigakan, Oda menyarankan S berobat ke rumah sakit.
Sebab, ia tahu S memiliki riwayat penyakit asma.
Oda bahkan sempat menyarankan salah seorang kerabat S untuk mengantarnya ke rumah sakit agar diperiksa.
"Saya cuma ngomong, coba bawa dia ke rumah sakit. Udah disuruh, saya kan orang lain, enggak enak. Takutnya salah paham," tambah Oda.
Setelah beberapa hari tak melihat S, Oda meminta kerabat S untuk mengecek keberadaannya di kamar.
Sebab, kata Oda, S biasanya selalu datang ke warungnya untuk membeli beberapa barang. Ia takut terjadi sesuatu pada S.
"Iya, takutnya kenapa-kenapa. Kalau enggak ada kan pasti di rumah saudaranya di Angke. Tapi enggak sempat kata dia (kerabat S)," kata Oda.
Ketua RT 12/04 Jalan Krendang Barat, Mintarsih (55), menyebut S sempat mengeluhkan sakit perut pada Minggu (4/8/2024) malam.
"Kalau kita kejadian enggak tahu hari apa. Soalnya posisinya malam Senin dia masih ada, dia ada lewat. Ibu sapa, \'kamu kenapa megangin perut?\', \'sakit bu\', katanya. Terus banyak nyamuk, beli obat nyamuk bakar sama air mineral 1,5 liter," kata Mintarsih saat ditemui di kediamannya di Jalan Krendang Barat Gg 01, Sabtu.
Kemudian, pada Kamis (8/82024), Mintarsih dikagetkan dengan kematian S di kamarnya. Ia segera menghubungi pihak kepolisian atas kejadian tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Ade Ary Syam Indradi menuturkan, penemuan korban berawal dari sejumlah tetangga yang khawatir karena tidak melihat korban selama beberapa hari.
Kepada polisi, tetangga yang menjadi saksi menyebut korban memiliki riwayat penyakit asma.