Rizki Juniansyah Seperti Angkat Skutik Saat Raih Emas Olimpiade Paris 2024
Angkatan clean & jerk 199 kg yang dilakukan Rizki di Olimpiade seperti ia mengangkat skuter matik dengan kapasitas mesin 250 cc. Halaman all
(Kompas.com) 11/08/24 05:00 14126158
KOMPAS.com - Atlet angkat besiRizki Juniansyah seperti mengangkat motor matic 250 cc saat memastikan medali emas Olimpiade Paris 2024.
Rizki Juniansyah meraih emas Olimpiade Paris 2024 setelah mengangkat beban 199 kg pada percobaan kedua angkatan clean & jerk di South Paris Arena, Jumat (9/8/2024) dini hari WIB.
Barbel seberat 199 kg membuat total angkatan Rizki menjadi 354 kg (angkatan snatch 155 kg), tertinggi di antara atlet angkat besi lainnya saat itu.
Selain memastikan raihan medali emas, Rizki juga menorehkan rekor Olimpiade untuk angkatan clean & jerk.
Angkatan 199 kg itu seperti Rizki mengangkat skuter matik (skutik) berkapasitas mesin 250 cc seperti Yamaha XMAX dan Honda Forza.
Bahkan, berat kedua skutik itu masih di bawah angkatan clean & jerk yang dilakukan Rizki. Berat XMAX 250 adalah 181 kg dan berat Honda Forza yaitu 182 kg.
View this post on Instagram
Terlepas dari itu, Rizki mengaku sempat tak tahu bahwa ia berhasil membukukan rekor Olimpiade dengan angkatan 199 kg.
"Saya angkat clean & jerk 199 kg itu merupakan rekor Olimpiade dan saya juga tidak menyangka bisa mengangkat 199 kg," kata Rizki dalam konferensi pers via zoom, Jumat (9/8/2024) malam WIB.
"Saya sempat tidak tahu kalau itu rekor Olimpiade karena yang sebelumnya hanya 198 kg dan angkatan terbaik saya pernah 201 kg di Thailand Waktu kualifikasi Olimpiade," imbuh Rizki.
"Alhamdulillah kemarin 199 kg itu bisa menyalip angkatan atlet Thailand dan merupakan angkatan yang memang menentukan saya mendapat medali emas Olimpiade. Sangat disayangkan saya baru tahu itu rekor Olimpiade," ucapnya.
Keberhasilan Rizki tak didapat dengan mudah. Ia melalui dua kali kegagalan pada angkatan snatch dan cuma bisa mengangkat 155 kg.
Catatan itu membuatnya tertinggal dari Shi Zhiyong (China) yang mampu melakukan angkatan snatch 165 kg.
Namun, Shi Zhiyong gagal dalam tiga kali kesempatan angkatan clean & jerk. Sementara, Rizki sukses mengangkat beban 191 kg dan 199 kg.
Rizki mengakui momen saat ia tertinggal di angkatan snatch menjadi sisi paling menegangkan selama pertandingan.
"Paling menegangkan itu saat dia tidak bisa angkat ketiga kali. Tiga-tiganya tidak bisa terangkat sangat bikin saya tertekan. Itu juga menimbulkan semangat baru, lebih semangat lagi untuk mengangkat clean & jerk karena memang saya kalah total di snatch 10 kilogram," ujarnya.
"Itu tidak masuk akan beda 10 kg, tetapi saya sudah bicarakan dengan pelatih. Kami kemarin mengamankan perak dulu. Namun, melihat Zhiyong seperti itu mengangkatnya, kami memulai angkatan kedua itu 202 kg untuk melampaui total 11 kilogram sebenarnya. Insya Allah saya bakal sanggup," kata Rizki.
"Namun, Zhiyong fail di clean & jerk dan saya juga kemarin (angkat) 199 kg itu mengamankan untuk medali emas buat Indonesia," ujar atlet berusia 21 tahun ini.
#angkat-besi #olimpiade-2024 #olimpiade-paris-2024 #rizki-juniansyah