Patah Hati Atlet Amerika Serikat yang Harus Kembalikan Medali Olimpiade

Patah Hati Atlet Amerika Serikat yang Harus Kembalikan Medali Olimpiade

Kejadian tak mengenakkan dirasakan oleh pesenam Amerika Serikat, Jordan Chiles. Halaman all

(Kompas.com) 11/08/24 17:08 14190224

KOMPAS.com - Kejadian tak mengenakkan dirasakan oleh pesenam Amerika Serikat, Jordan Chiles, yang harus mengembalikan medali perunggu Olimpiade yang ia menangkan di nomor floor exercise atau senam lantai Paris 2024.

Pengadilan Arbitrase Olahraga telah membatalkan penyelidikan yang berujung pada pemberian medali perunggu Olimpiade untuk Jordan Chiles.

Federasi Senam Internasional mengonfirmasi bahwa Ana Barbosu dari Rumania akan menggantikan Chiles sebagai peraih medali perunggu.

CAS memutuskan pada Sabtu (10/8/2024) bahwa banding pelatih AS, Cecile Landi, untuk menambahkan 0,1 pada skor Chiles yang melambungkannya dari posisi kelima ke posisi ketiga, berada di luar batas waktu satu menit yang diizinkan oleh Federasi Senam Internasional (FIG).

Banding pelatih AS itu dinyatakan empat detik melebihi waktu yang ditentukan.

Urutan finis awal sekarang akan dikembalikan, dengan Barbosu berada di urutan ketiga, rekan setimnya Sabrina Maneca-Voinea di urutan keempat, dan Chiles di urutan kelima.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan menghubungi Komite Olimpiade dan Paralimpiade AS terkait pengembalian perunggu Chiles.

Paralel, ICO akan bekerja sama dengan Komite Olimpiade Rumania untuk mendiskusikan upacara realokasi untuk menghormati Barbosu.

Chiles menanggapi keputusan tersebut dengan dua unggahan di media sosial.

Awalnya ia mengunggah empat emoji patah hati dengan latar belakang hitam di Instagram Stories-nya.

Unggahan kedua sang atlet berbunyi: "Saya mengambil waktu ini dan menjauhkan diri dari media sosial demi kesehatan mental saya. Terima kasih."

#olimpiade-paris-2024 #pesenam #medali-olimpiade-paris-2024

https://www.kompas.com/sports/read/2024/08/11/17080738/patah-hati-atlet-amerika-serikat-yang-harus-kembalikan-medali-olimpiade