Pasar Lab Grown Diamond Menuju US$ 45 Miliar

Pasar Lab Grown Diamond Menuju US$ 45 Miliar

Pasar berlian yang dibuat di laboratorium atau lab grown diamond yang diprediksi berkembang pesat. - Halaman all

(InvestorID) 12/08/24 23:56 14328729

JAKARTA, Investor.id – Pasar berlian yang dibuat di laboratorium atau lab grown diamond yang diprediksi berkembang pesat. Pasar produk ini diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 9,6%, dari US$ 23,74 miliar pada 2023 menjadi US$ 45,1 miliar pada 2030 di dunia.  

Sejalan dengan itu, Isago, salah satu pemain perhiasan lab grown diamond dan emas daur ulang, mengumumkan pembukaan pop up store kedua di Senayan City, lantai lower ground (LG), yang akan berlangsung 5 Agustus hingga 1 September 2024. Ini menyusul kesuksesan pop up store pertama Isago di Ashta District 8.

Pembukaan pop up store ini juga akan menjadi momen eksklusif untuk peluncuran produk terbaru Isago Bow Avenue versi 2. Koleksi ini meliputi gelang, kalung, dan anting baru yang didesain dengan sentuhan elegan dan manis berbentuk pita khas Isago.

Berbeda dengan koleksi perhiasan di pasaran, produk Isago berbahan dasar emas daur ulang 14 karat dan berlian yang dibuat di laboratorium (lab grown diamonds), yang terakreditasi oleh Responsible Jewellery Council (RJC). Koleksi perhiasan Isago menggunakan full emas daur ulang 14K yang sudah teruji bebas karat atau tidak mudah teroksidasi.

Penggunaan lab grown diamonds pun tidak mengurangi nilai dan keindahannya. Sebab, lab grown diamonds lebih ramah lingkungan karena produksinya yang tidak melewati proses penambangan.

“Sesuai komitmen menghasilkan perhiasan berkualitas tinggi yang ramah lingkungan, Isago menghadirkan koleksi yang memiliki emisi karbon 63% lebih rendah dan penggunaan air tujuh kali lebih sedikit (per produksi karat), sebagaimana telah dihitung secara rinci oleh Bumiterra, mitra perusahaan kepedulian lingkungan kami,” kata Valencia Tanoesoedibjo, co-CEO Isago, dalam siaran pers, Senin (12/8/2024).

Dia menuturkan, pop up store di Senayan City menjadi saluran distribusi offline keempat Isago, setelah di Ashta District 8, Central Dept. Store di Grand Indonesia, dan store in store di Masari Senayan City.

Okki Priskila, Marketing Manager Isago, menyatakan, Senayan City adalah pilihan yang tepat untuk memperkenalkan Isago. Dengan positioning yang sejalan dengan brand-brand premium yang ada di mall ini, dia yakin, target pasar akan cocok dan antusias terhadap kehadiran Isago.

“Harapan kami, dengan hadir di Senayan City, Isago dapat memperluas jangkauan merek dan produk, serta memperkenalkan kemewahan berkelanjutan sesuai tagar #ConsciousLuxury kepada lebih banyak konsumen yang mengapresiasi kualitas dan keindahan,” papar dia.  

Isago juga bermitra dengan Bumiterra, perusahaan penyedia jasa restorasi hutan yang fokus pada solusi penghapusan karbon dan regenerasi ekosistem berbasis masyarakat dan alam dengan menghijaukan kembali lahan yang telah terdegradasi di Kalimantan Barat. Isago telah memberdayakan salah satu lahan di sana, yaitu Desa Rumbih.

Setelah dilakukan perhitungan yang rinci, Bumiterra juga menemukan bahwa Isago mengurangi konversi lahan deforestasi aktivitas kehilangan keanekaragaman hayati sebanyak 1.281 kali, serta hanya membutuhkan setengah dari penggunaan energi (per produksi karat) pada perhiasan yang diproduksi.

Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #isago #pasar #lab-grown-diamond #emas-daur-ulang #pop-up-store #senayan-city #jakarta #valencia-tanoesoedibjo #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/business/369946/pasar-lab-grown-diamond-menuju-us-45-miliar