Sedang Ambil Botol Bekas, Pemulung Lansia Terkena Peluru Nyasar di Palmerah

Sedang Ambil Botol Bekas, Pemulung Lansia Terkena Peluru Nyasar di Palmerah

Warga yang mendengar suara tembakan dan mengetahui adanya korban pun langsung membawa PJ ke rumah sakit terdekat. Halaman all

(Kompas.com) 13/08/24 11:51 14352766

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pemulung lansia berinisial PJ (60) terkena peluru nyasar di Jalan Semangka, Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (8/8/2024) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Palmerah AKP Roni mengatakan, peluru tersebut mengenai PJ ketika korban sedang mengambil botol bekas di depan sebuah warung.

"Korban merasa ada benda yang melintas dekat paha kirinya. Kemudian ia merasa panas dan perih," jelas Roni saat dikonfirmasi, Selasa (13/8/2024).

Seketika, PJ terbaring lemas sambil memegangi pahanya yang terkena peluru nyasar. Bahkan, saat itu paha PJ mengeluarkan banyak darah.

Warga yang mendengar suara tembakan dan mengetahui adanya korban pun langsung membawa PJ ke rumah sakit terdekat.

"Korban sempat menjalani perawatan di RS Pelni. Sekarang sudah keluar dan sembuh," jelas Roni.

Terpisah, Kapolsek Palmerah Kompol Sugiran mengatakan, peluru tersebut ditembakkan pria berinisial SM (39). Pelaku merupakan warga sipil, bukan anggota Polri maupun TNI.

"Pelaku bukan anggota," ucap Sugiran ketika dikonfirmasi Selasa.

Insiden peluru nyasar ini bermula dari SM yang cemburu mengetahui bahwa kekasihnya, AM (23), bertemu dengan sang mantan pacar berinisial MK.

Saat itu, AM dan MK bertemu di sebuah taman di Jalan Semangka. Pertemuan keduanya pun diketahui oleh SM.

"Jadi ini motifnya cinta segitiga, pelaku cemburu pacarnya ini sedang bersama MK," tutur Sugiran.

SM yang mendatangi taman tersebut bersama temannya berinisial G sempat adu mulut dengan MK. Tak lama, SM memukul MK menggunakan tangan kosong.

Setelahnya, SM mengeluarkan senjata api jenis pistol dari pinggang. Ia semula hendak menembak MK.

"Namun, dicegah dan dipegangi tangannya oleh AM," kata Sugiran.

Mengetahui bahwa SM membawa senjata api, MK buru-buru lari menjauh. Namun, SM dan G mengejar MK menggunakan sepeda motor.

Di tengah jalan tepatnya di Jembatan Jalan Semangka 2, SM dan G terjatuh.

Kesal tidak bisa mengejar MK, SM pun emosi dan menembakkan pistol sebanyak dua kali ke arah jalan.

"Pelaku bangun dan langsung menembakkan senpinya dua kali ke arah jalan tersebut," ungkap Sugiran.

Warga setempat langsung mencari tahu sumber tembakan. Melihat SM membawa senjata api, warga mencoba menangkap pelaku.

Namun, SM justru kembali menembakkan pistolnya ke udara, lantas kabur.

"Pelaku menembak ke udara supaya warga enggak ada yang nangkap dan kabur," ungkap AKP Roni.

Mengetahui kejadian ini, polisi mencari keberadaan SM. Keesokan harinya atau Jumat (9/8/2024), pelaku ditangkap di kawasan Palmerah, Jakarta Barat.

Kepada polisi, SM mengaku membuang senjata api itu ke Kali Banjir Kanal Barat, dekat Rusunawa KS Tubun, Jakarta Barat.

"Kami langsung cari barang bukti di Kali Banjir Kanal Barat dengan melibatkan Den Gegana PMJ yaitu Tim Sekoci, Tim Detektor dan Tim Penyelam," kata Roni.

"Tapi sampai saat ini belum ditemukan," tambah dia.

SM kini ditahan oleh Polsek Palmerah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Bersamaan dengan itu, polisi masih mencari keberadaan pistol yang digunakan SM.

#lansia-terkena-peluru-nyasar #peluru-nyasar-di-palmerah

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/08/13/11514491/sedang-ambil-botol-bekas-pemulung-lansia-terkena-peluru-nyasar-di