Preman di Jakbar Lepaskan Tembakan hingga Mengenai Pemulung, lalu Buang Pistol ke Kali

Preman di Jakbar Lepaskan Tembakan hingga Mengenai Pemulung, lalu Buang Pistol ke Kali

Pemulung lansia di Palmerah terluka terkena tembak senpi preman yang terbakar api cemburu. Halaman all

(Kompas.com) 13/08/24 19:48 14369851

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial SM (39) menembakkan senjata api (senpi) dan tak sengaja mengenai pemulung, PJ (60) di Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat.

SM merupakan seorang pengangguran. Dia bahkan selama ini dikenal sebagai preman di sekitar Jatipulo.

Kronologi

Kapolsek Palmerah Kompol Sugiran mengatakan menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (8/8/2024) sekitar pukul 23.00 WIB.

Awalnya SM cemburu setelah mengetahui kekasihnya, AM (23), bertemu dengan sang mantan pacar berinisial MK.

"Motifnya cinta segitiga, pelaku cemburu karena pacarnya lagi bertemu dengan mantannya, MK," ucap Sugiran ketika dikonfirmasi, Selasa (13/8/2024).

SM dan temannya berinisial G memergoki AM dan MK yang bertemu di sebuah taman di Jalan Semangka.

SM kemudian menghampiri AM dan MK. Di situ, ia terlihat adu mulut dengan MK hingga terjadi keributan.

Setelahnya, SM mengeluarkan senpi dari pinggangnya dan hendak menembak MK.

"AM pun langsung melerai dan menahan tangan SM untuk tidak menembak MK," tambah Sugiran.

Ketika itu, MK langsung melarikan diri. Namun, SM dan G langsung mengejar MK menggunakan sepeda motor.

Di tengah jalan, SM dan G sempat terjatuh dari sepeda motor. Sementara, MK berhasil kabur.

Menembak secara asal

SM merasa kesal karena tak berhasil mengejar MK. Ia kemudian menembakkan senjata api secara asal hingga mengenai paha pemulung, PJ yang sedang mencari botol.

Kanit Reskrim Polsek Palmerah AKP Roni mengatakan, korban awalnya mengira ada benda yang mengenai paha, namun terasa panas dan perih.

Seketika, PJ terbaring lemas sambil memegangi pahanya yang terkena peluru nyasar. Paha PJ mengeluarkan banyak darah.

Warga yang mendengar suara tembakan dan mengetahui adanya korban pun langsung membawa PJ ke rumah sakit terdekat.

"Korban sempat menjalani perawatan di RS Pelni. Sekarang sudah keluar dan sembuh," kata Roni.

Buang senpi ke kali

Setelah menembakkan senpi pada Kamis itu, SM membuang senpi itu di Kali Banjir Kanal Barat dekat Rusunawa KS Tubun.

"Kami langsung cari barang bukti di Kali Banjir Kanal Barat dengan melibatkan Den Gegana PMJ yaitu Tim Sekoci, Tim Detektor dan Tim Penyelam," kata Roni.

Namun, barang bukti itu belum ditemukan. Sejauh ini, polisi baru menyita satu selongsong peluru diduga kaliber 9 milimeter dan dua pecahan proyektil peluru.

"Tapi sampai saat ini belum ditemukan," ucap Roni.

Polres Palmerah juga telah menahan SM untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, SM mendapatkan senjata api jenis pistol dari seorang pria berinisial W.

Namun demikian, W telah meninggal dunia sekitar enam bulan yang lalu.

"Pelaku bukan anggota Polri atau TNI," ucap Roni.

(Reporter : Rizky Syahrial | Editor : Fitria Chusna Farisa)

#lansia-terkena-peluru-nyasar #peluru-nyasar-di-palmerah

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/08/13/19482171/preman-di-jakbar-lepaskan-tembakan-hingga-mengenai-pemulung-lalu-buang