Ladang Duit Baru Elnusa di Depan Mata, Sahamnya Panas

Ladang Duit Baru Elnusa di Depan Mata, Sahamnya Panas

Merger dengan PDSI bakal melambungkan laba bersih Elnusa (ELSA) hingga 66%, berdasarkan proyeksi RHB Sekuritas. - Halaman all

(InvestorID) 14/08/24 06:15 14394061

JAKARTA, Investor.id – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) disebut tengah mengkaji merger PT Elnusa Tbk (ELSA) dengan PT Pertamina Drilling Services (PDSI).

Aksi ini bakal melambungkan laba bersih Elnusa hingga 66% menjadi Rp 1,6 triliun pada 2025, berdasarkan proyeksi RHB Sekuritas.

Broker itu mencatat, skema merger Elnusa dan PDSI belum terungkap. Demikian pula dengan valuasi PDSI yang bergerak di bidang pengeboran migas.

Namun, RHB berhasil mengakses laba bersih PDSI yang tahun lalu mencapai US$ 28 juta alias Rp 456 miliar, naik 43% dari 2023. Margin laba bersih mencapai 6,7%, lebih tinggi dari Elnusa yang hanya 4%.

“Jika merger itu terealisasi pada 2025 dan laba bersih PDSI stabil, berdasarkan proyeksi kami, laba bersih Elnusa (ELSA) mencapai Rp 1,3 triliun,” tulis RHB dalam riset, dikutip Rabu (14/8/2024).

Lonjakan laba bersih itu, demikian RHB, membuat valuasi ELSA, dalam hal ini PER, hanya 2,5 kali, diskon 55% dari perusahaan sejenis yang rata-rata 5,9 kali.

Rekomendasi dan Target Harga Saham

Dengan berbagai pertimbangan, RHB menyematkan rekomendasi buy saham ELSA. Target harga saham ELSA sebesar Rp 650, dibandingkan harga terakhir Rp 494.

Sebelumnya, PHE sudah menunjuk konsultan eksternal untuk menghitung dan menganalisis potensi merger Elnusa dan PDSI. Adapun CEO Elnusa Bachtiar Soeria Atmadja menegaskan, merger itu akan memperkuat pangsa pasar perseroan di bisnis jasa hulu migas.

Merger ini akan meningkatkan laba bersih, efisiensi utilisasi aset dan biaya operasiona, serta mengurangi kompetisi antarsesama perusahaan jasa migas milik PT Pertamina.

Di sisi lain, PHE melalui PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP), Elnusa, dan PDSI juga telah meneken MoU kerja sama luar negeri bersama yang bertujuan untuk meningkatkan sinergi dan memberdayakan anak perusahaan hulu dalam kerja sama internasional.

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi Chalid Said Salim, mengatakan, hingga Mei 2024, PHE mencatatkan produksi migas sebesar 1,05 juta BOEPD (barel setara minyak per hari) dengan rincian produksi minyak sebesar 556 ribu BOPD (barel minyak per hari) dan produksi gas 2.853 MMSCFD (juta standar kaki kubik per hari).

Hingga bulan Mei 2024, PHE juga mampu menyelesaikan kerja pengeboran 5 sumur eksplorasi, 278 sumur pengembangan, 381 workover dan 14.386 well services menggunakan 70 drilling rigs dan 139 WI rigs.

"Memasuki usia ke-17, PHE mampu menunjukkan kinerja yang optimal dalam berkontribusi menjaga ketahanan energi nasional. PHE akan terus semangat menggali potensi dan kekuatan guna terus mendukung target produksi nasional dan memenuhi pasokan energi dalam negeri,” ujar Chalid.

Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #saham-elsa #elnusa #elsa #pertamina-drilling-services #merger-elnusa #rekomendasi-saham #rhb-sekuritas #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/370066/ladang-duit-baru-elnusa-di-depan-mata-sahamnya-panas