Saham Indo Tambang (ITMG) Mendadak Jatuh

Saham Indo Tambang (ITMG) Mendadak Jatuh

Saham Indo Tambang (ITMG) tiba-tiba jatuh pada sesi I perdagangan 14 Agustus. - Halaman all

(InvestorID) 14/08/24 10:09 14402333

JAKARTA, investor.id - Saham emiten batu bara PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) jatuh pada awal sesi I perdagangan 14 Agustus 2024.

Di sekitar pukul 10.01 WIB saham ITMG ada di posisi harga Rp 26.250 atau minus 2,14%. Sudah sebanyak 1,21 juta saham ditransaksikan, frekuensi 2.818 kali, dan nilai transaksi Rp 32,29 miliar.

Saham ITMG mendadak memerah padahal pada 7-13 Agustus 2024 kemarin saham ini selalu diparkir menghijau.

Indo Tambangraya Megah (ITMG) mencatatkan laba bersih sebesar US$ 67 juta (+9,5% qoq, -45,7% yoy) pada 2Q24.

Stockbit Sekuritas dalam ulasannya menyebut bahwa hasil tersebut membuat laba bersih selama 1H24 mencapai US$ 129 juta (-58% yoy), sedikit di bawah ekspektasi karena setara 31,9%/31,9% dari estimasi FY24F Stockbit/konsensus.

“Hasil yang lebih rendah dari ekspektasi ini disebabkan oleh beban operasional yang lebih tinggi dari ekspektasi kami dan peningkatan kerugian lain-lain,” ungkap Investment Analyst Stockbit, Hendriko Gani.

Beban Membengkak

Indo Tambang (ITMG) akan mengadakan earnings call pada 15 Agustus 2024. “Kami akan berfokus pada prospek harga batu bara dan profitabilitas selama 2H24, utamanya pada beban usaha yang membengkak,” sambung Hendriko.

Menurut Hendriko, beban operasional yang lebih tinggi utamanya disebabkan oleh melonjaknya beban penanganan, pemuatan batu bara dan biaya kelebihan waktu berlabuh (+25,4% qoq) serta kenaikan biaya angkut (+11,8% qoq). Kenaikan beban tersebut membuat beban usaha pada 2Q24 meningkat +12% qoq, sehingga total beban usaha ITMG selama 1H24 telah mencapai 67% dari estimasi FY24F Stockbit.

“Beban lain-lain juga meningkat lebih dari 6x lipat menjadi US$ 23,6 juta, utamanya didorong oleh oleh peningkatan kerugian nilai tukar mata uang asing (+34,8% qoq) serta kerugian swap batu bara dan bahan bakar sebesar US$ 8,5 juta pada 2Q24 (vs. 1Q24: laba US$ 8,5 juta),” pungkasnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #indo-tambang #indo-tambangraya-megah #saham-itmg #batu-bara #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/370101/saham-indo-tambang-itmg-mendadak-jatuh