BRI Sebut Tidak Ada Laporan Kerugian Nasabah atas Modus Penipuan Kontak Palsu
BRI telah berkoordinasi dengan Google sebagai bagian dari upaya pemulihan (recovery) dan antisipasi berbagai modus kejahatan.
(Kompas.com) 14/08/24 19:11 14417532
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan dari nasabah terkait kerugian dari modus penipuan kontak palsu yang mencatut nama BRI.
Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Google sebagai bagian dari upaya pemulihan (recovery) dan antisipasi berbagai modus kejahatan.
"Sampai dengan saat ini tidak ada laporan dari nasabah terkait kerugian atau penipuan atas modus tersebut," kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (14/8/2024).
Ia menambahkan, modus penipuan melalui perubahan profil atau informasi lokasi pada google tersebut tidak hanya terjadi di BRI.
Lebih lanjut, Hendy juga mengimbau nasabah untuk waspada kepada segala bentuk modus penipuan dan kejahatan perbankan yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
BRI juga mengimbau nasabah agar lebih berhati-hati serta tidak menginformasikan kerahasiaan data pribadi dan data perbankan kepada orang lain atau pihak yang mengatasnamakan BRI.
Hal tersebut termasuk memberikan informasi data pribadi maupun data perbankan seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, user dan password internet banking, serta one time password (OTP) melalui tautan atau website dengan sumber tidak resmi dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Adapun, BRI hanya menggunakan saluran resmi website sebagai media komunikasi yang dapat diakses oleh masyarakat secara luas dan sosial media sosial yang verified atau memiliki centang biru.
Layanan ini dapat diakses oleh masyarakat secara luas dengan alamat atau akun website www.bri.co.i, Instagram bankbri_id, X atau Twitter bankbri_id, kontak bri, promo_bri, Facebook Bank BRI, Youtube Bank BRI, dan Contact BRI di nomor 1500017 & Chat Sabrina melalui WhatsApp di 08121214017.
Sebelumnya, BRI telah mengimbau masyarakat untuk waspada dengan modus kejahatan perbankan.
Selain adanya berbagai akun media sosial maupun website palsu yang mengatasnamakan BRI, modus terbaru para pelaku scammer mengubah nomor telepon yang tercantum di kolom alamat mesin pencari Google untuk tujuan menipu masyarakat umum.
Sebagai informasi, perseroan telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencegah berbagai aksi scam dengan berbagai modus penipuan, di antaranya adalah dengan menghapus informasi-informasi palsu yang mengatasnamakan BRI.