Harga Batu Bara Merosot Tertekan Banjir Sentimen Negatif
Harga batu bara merosot pada Rabu (14/8/2024). Hal itu karena tertekan banjir sentimen negatif yang juga tengah melanda komoditas energi. - Halaman all
(InvestorID) 15/08/24 05:46 14440835
JAKARTA, investor.id – Harga batu bara merosot pada Rabu (14/8/2024). Hal itu karena tertekan banjir sentimen negatif yang juga tengah melanda komoditas energi.
Harga batu bara Newcastle untuk Agustus 2024 turun US$ 1,15 menjadi US$ 145,75 per ton. Sedangkan September 2024 jatuh US$ 1,6 menjadi US$ 148,4 per ton. Sementara itu, Oktober 2024 melemah US$ 1,15 menjadi US$ 149,9 per ton.
Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk Agustus 2024 jatuh US$ 0,1 menjadi US$ 121,65. Sedangkan, September 2024 melemah US$ 0,45 menjadi US$ 122,05. Sementara itu, Oktober 2024 terkoreksi US$ 0,95 menjadi US$ 123,65.
Harga batu bara tertekan seiring dengan melemahnya harga komoditas energi lainnya. Hal itu setelah data inflasi konsumen AS yang lebih baik dari perkiraan. Harga minyak tercatat turun untuk dua hari beruntun karena meningkatnya kekhawatiran tentang melemahnya permintaan China dan kelebihan pasokan oleh OPEC dan sekutunya.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 1,5% menjadi US$7,16 per barel, turun dari level tertinggi terbaru di US$79,85 pada Selasa (13/8/2024). Minyak mentah Brent juga turun, ditutup pada kisaran US$79,76 per barel, turun dari level tertinggi terbaru di atas US$82 per barel, juga pada Selasa.
Harga Gas
Hal serupa juga terjadi pada harga gas alam, kontrak TTF bulan depan acuan terakhir terlihat turun 0,62 Euro pada 38,87 Euro per Mwh. Pelaku pasar masih menunggu tanggapan Iran terhadap pembunuhan baru-baru ini terhadap seorang pemimpin Hamas di wilayahnya, serta perkembangan lebih lanjut dalam perang di Ukraina, dimana serangan Ukraina baru-baru ini ke Rusia belum mengakibatkan pasokan gas ke Eropa dibatasi.
Sementara itu, harga batu bara kokas di China merosot ke level terendah dalam lebih dari setahun pada hari Rabu karena permintaan yang melambat, kelebihan produksi yang berkelanjutan, dan penjualan yang lemah melanda industri China.
Mysteel melaporkan penumpukan stok batu bara kokas secara tiba-tiba di pelabuhan perbatasan utama antara China dan Mongolia. Mysteel mengatakan 3,51 juta ton batu bara kokas bermutu tinggi lebih dari dua kali lipat dari tingkat stok tahun lalu dan merupakan tanda permintaan yang melambat dengan cepat dari pabrik baja di China utara.
Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-batu-bara #batu-bara #harga-batu-bara-newcastle #harga-batu-bara-rotterdam #komoditas-energi #harga-gas #harga-minyak #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/370206/harga-batu-bara-merosot-tertekanbanjir-sentimen-negatif