Menpora Syukuri Kenaikan Bonus untuk Atlet Peraih Medali di Olimpiade Paris
Menpora juga mengapresiasi pemberian bonus untuk para atlet yang tak mendapatkan medali. Halaman all
(Kompas.com) 15/08/24 19:13 14456956
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengapresiasi bonus untuk atlet peraih medali di Olimpiade Paris 2024 yang lebih besar daripada bonus untuk olimpiade sebelumnya.
Dito juga mengapresiasi pemberian bonus untuk para atlet yang tak mendapatkan medali.
"Kami sangat bersyukur untuk olimpiade kali ini apresiasi bonusnya, yang pertama-tama nilainya dinaikkan. Dan yang paling kami bahagia dan saya senang ini diberikan merata," ujar Dito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/8/2024).
"Jadi tidak hanya diberikan untuk yang medali tetapi juga atlet dan pelatih yang sukses meloloskan cabang olahraganya ke olimpiade. Meskipun nominalnya mungkin tidak sebesar yang mendapatkan medali," kata dia.
Dito mengatakan, bonus yang diserahkan Presiden Joko Widodo pada Kamis merupakan bentuk apresiasi dan perhatian negara kepada para atlet.
Ia meyakini ke depannya pemerintah akan semakin serius dan fokus mendorong pengembangan atlet untuk berbagai cabang olahraga (cabor).
"Dilihat dari Olimpiade Paris ini perolehan medalinya ini ada di tiga cabor. Artinya kami ingin di cabor-cabor yang memiliki potensi di olimpiade makin kita kuatkan dan pastinya saya jamin support pasti (akan) 1.000 persen," tutur Dito.
Adapun besaran bonus untuk peraih medali emas Olimpiade sebesar Rp 6 miliar, sedangkan peraih medali perunggu mendapatkan bonus Rp1,65 miliar.
Selain itu, pelatih yang atletnya meraih medali emas akan menerima Rp2,75 miliar dan pelatih yang atletnya meraih medali perunggu mendapatkan Rp 675 juta.
Tidak ketinggalan, para atlet yang belum berhasil meraih medali pun akan menerima apresiasi sebesar Rp250 juta.
Jika dibandingkan bonus untuk peraih medali di Olimpiade Tokyo 2020 lalu, jumlah bonus kali ini memang lebih besar.
Sebelumnya, atlet peraih medali emas di Olimpiade Tokyo mendapatkan bonus Rp 5,5 miliar.
Kemudian, atlet peraih medali perak Olimpiade Tokyo diberikan bonus Rp 1,5 miliar.
Sementara itu, atlet panjat tebing peraih medali emas Olimpiade Paris, Veddriq Leonardo menyatakan akan menggunakan bonus dari Presiden Jokowi untuk berinvestasi.
Selain itu, ia akan berbagi dengan keluarga di rumah.
"Bonusnya diinvestasikan, sama buat keluarga di rumah," kata Veddriq.
"Investasinya yang simpel-simpel saja. Kayak tanah mungkin, emas, atau saham, reksadana," ujar dia.
Sementara itu, Rizki Juliansyah yang juga mendapatkan emas di cabor angkat besi juga akan menggunakan bonus dari Presiden untuk membeli rumah, tanah serta membuat sasana pelatihan baru.
"Investasi beli rumah, tanah, dan bikin sasana baru lagi," kata Rizki.