Harga Batu Bara Mayoritas Turun Gara-gara Data Impor India
Harga batu bara turun pada Selasa (13/8/2024). Hal itu gara-gara data impor dari India yang melemah pada Juli - Halaman all
(InvestorID) 14/08/24 06:47 14459441
JAKARTA, investor.id – Harga batu bara turun pada Selasa (13/8/2024). Hal itu gara-gara data impor dari India yang melemah.
Harga batu bara Newcastle untuk Agustus 2024 naik US$ 0,15 menjadi US$ 146,9 per ton. Sedangkan September 2024 jatuh US$ 2,5 menjadi US$ 150 per ton. Sementara itu, Oktober 2024 melemah US$ 2,55 menjadi US$ 151,05 per ton.
Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk Agustus 2024 jatuh US$ 1 menjadi US$ 121,75. Sedangkan, September 2024 melemah US$ 1,85 menjadi US$ 122,5. Sementara itu, Oktober 2024 terkoreksi US$ 0,9 menjadi US$ 124,6.
Dikutip dari Bigmint, impor batu bara termal (non-kokas) India turun ke level terendah dalam enam bulan pada Juli 2024. Volume tercatat sebesar 14,9 juta ton (mnt) bulan lalu, level terendah yang terlihat sejak level 14,5 juta yang terlihat pada Januari tahun ini.
Secara m-o-m, volume juga turun 4% dibandingkan 15,5 juta pada Juni. Namun, volume selama Januari-Juli 2024 berjumlah 110 juta, naik 15% dibandingkan 95,9 juta pada periode yang sama tahun lalu (CPLY).
Permintaan impor India turun karena pelemahan permintaan listrik seiring datangnya musim hujan yang menyebabkan penurunan suhu di sebagian besar wilayah negara dibandingkan dengan puncak musim panas.
Hal itu menyebabkan pembangkit listrik tenaga batu bara turun 7% m-o-m pada bulan Juli menjadi 106 miliar unit pada bulan Juli dibandingkan dengan 113 BU pada bulan Juni.
Harga Baja Jatuh
Penurunan tersebut juga dipicu oleh harga baja yang jatuh melemahkan permintaan batu bara. Penurunan harga baja yang terus-menerus juga berdampak signifikan terhadap impor batu bara termal India. Pabrik baja lapis-2 India yang menggunakan jalur tanur listrik dalam pembuatan baja sangat bergantung pada batu bara sebagai bahan bakar.
Namun, permintaan baja telah menurun sepanjang tahun, yang menyeret turun harga dalam prosesnya. Harga tulangan billet dan tanur induksi turun 7% m-o-m pada bulan Juli.
Bigmint menyebut, impor batu bara termal India mungkin meningkat mulai September dan seterusnya karena permintaan baja diperkirakan akan pulih mulai Oktober dan seterusnya setelah jeda yang lama.
Dengan demikian, pembeli dapat memilih untuk mengisi kembali stok, agar siap menghadapi siklus produksi yang diharapkan membaik mulai kuartal ketiga dan seterusnya.
Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #harga-batu-bara #harga-batu-bara-newcastle #harga-batu-bara-rotterdam #batu-bara #impor-batu-bara #pembangkit-listrik-batu-bara #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/370079/harga-batu-bara-mayoritas-turun-garagara-data-impor-india