Nomor KTP Anak dan Adik Anies Baswedan Dicatut sebagai Pendukung Dharma-Kun
Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan nomor KTP kedua anaknya dicatut untuk mendukung Dharma Pongrekun-Kun Wardana. Halaman all
(Kompas.com) 16/08/24 12:57 14482854
JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan nomor KTP kedua anaknya dicatut untuk mendukung bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur jalur perseorangan, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana.
Anies mengutarakan itu melalui akun X-nya @aniesbaswedan. Kompas.com sudah mendapatkan izin untuk mengutip postingan itu. Dalam tulisannya, Anies menuturkan, nomor KTP sejumlah timnya juga tercatut sebagai pendukung Dharma-Kun.
"Alhamdulillah, KTP saya aman. Tapi KTP dua anak, adik, juga sebagian tim yang bekerja bersama ikut dicatut masuk daftar pendukung calon independen :)" kata Anies di akun X-nya dikutip Jumat (16/8/2024).
Alhamdulillah, KTP saya aman. Tapi KTP dua anak, adik, juga sebagian tim yg bekerja bersama ikut dicatut masuk daftar pendukung calon independen. :) pic.twitter.com/XWuao3ok1i
— Anies Rasyid Baswedan (@aniesbaswedan) August 16, 2024
Anies turut mengunggah tangkapan layar dari laman Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menampilkan identitas kedua anaknya tercatat sebagai pendukung Dharma-Kun.
Tak ayal, unggahan itu pun ramai dikomentari warganet. Tidak sedikit juga yang mengaku nomor KTP-nya dicatut sebagai salah satu pendukung Dharma-Kun untuk maju Pilkada Jakarta 2024.
Kompas.com juga mendapat laporan dari warga Jakarta Selatan. Elisa (bukan nama sebenarnya) mengatakan, nomor KTP suaminya ikut tercatut.
Padahal, kata Elisa, suaminya tidak mengenal Dharma-Kun dan tidak pernah menyerahkan KTP untuk mendukung paslon independen.
"Aku konfirmasi ke suamiku, memangnya kamu dukung? Kata suami \'Enggak, saya enggak dukung siapa-siapa, enggak tahu\'," ucap Elisa.
Baik Elisa dan suami merupakan aparatur sipil negara (ASN). Keduanya harus mengedepankan netralitas dan dilarang berpihak ke calon kepala daerah tertentu.
"Kami kan pegawai pemerintah, dilarang juga kan ikut gitu, enggak boleh setahu kami. Jadi ya kaget saja gitu, suami minta dilaporin saja," jelasnya.
Kompas.com telah berusaha mengonfirmasi perihal pencatutan nomor KTP warga untuk mendukung paslon Dharma-Kun. Namun hingga kini belum ditanggapi.
Adapun pengecekan dukungan bakal calon kepala daerah jalur perseorangan dapat dilakukan di https://infopemilu.kpu.go.id/Pemilihan/cek_pendukung.
Sebagaimana diketahui, KPU Jakarta menyatakan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana lolos verifikasi faktual (verfak) untuk maju Pilkada Jakarta 2024 jalur independen.
Ketua Bidang Teknis Penyelenggara KPU DKI Jakarta Dody Wijaya menuturkan, Dharma-Kun dinyatakan lolos verfak setelah memenuhi 677.468 syarat dukungan.
"Pada verifikasi faktual pertama jumlahnya 183.001 data dukungan. Maka total hasil rekapitulasi akhir data yang memenuhi syarat 677.468. Data ini melebihi syarat dukungan minimal 618.968 dukungan," ujar Dody di Kantor KPU Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2024).
Dharma-Kun sebelumnya tidak lolos tahap verfak pertama karena kekurangan 538.178 data dukungan.
Dari 721.221 data yang diserahkan Dharma-Kun pada tahap verifikasi administrasi, hanya 183.043 yang memenuhi syarat usai pengecekan tim verifikator di lapangan.
Setelah melakukan perbaikan, keduanya berhasil mengumpulkan data dukungan dalam tahap verifikasi administrasi dengan total jumlah yang memenuhi syarat 826.766 dukungan dari data disampaikan 933.040.
"Dari 826.766 yang lolos verifikasi administrasi. Data yang memenuhi syarat ada 494.467 ditotal dengan verfak pertama 183.001 menjadi 677.468," jelas Dody.
Dody menuturkan, tahapan berikutnya bagi calon independen adalah penyerahan surat keterangan (SK) yang menjadi modal untuk mendaftar pada 27 hingga 29 Agustus 2024.
Dengan demikian, Dharma-Kun bakal bersaing dengan bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung oleh partai politik (parpol) pada Pilkada Jakarta.
#dharma-pongrekun-cagub-dki #dharma-pongrekun-kun-wardana #dharma-jadi-cagub-independen #ktp-warga-dicatut-dukung-dharma-kun