Target Harga Saham GOTO Diturunkan
GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) mencatatkan kinerja yang solid, namun target harga saham GOTO diturunkan. Ada apa? - Halaman all
(InvestorID) 18/08/24 09:00 14512667
JAKARTA, investor.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan hasil yang solid pada kuartal II-2024, karena menurunkan rugi bersih menjadi Rp 1,83 triliun dari Rp 3,29 triliun pada tahun lalu. Hal itu didukung oleh pemangkasan beban operasional hingga 40,8% menjadi Rp 2,59 triliun.
GOTO juga membukukan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 3,01% yoy menjadi Rp 3,65 triliun pada kuartal II-2024 dari Rp 3,55 triliun pada kuartal II-2023, seiring penurunan insentif.
Adapun nilai transaksi bruto (GTV) Grup GOTO pada kuartal II-2024 tumbuh 20% yoy menjadi Rp 121,58 triliun dari Rp 96 triliun. GTV inti grup, yang mengecualikan merchant payment gateway, meningkat 54% yoy menjadi Rp 63,2 triliun.
Kemudian, grossrevenue naik 39% yoy menjadi Rp 4,3 triliun. Adjusted EBITDA grup juga membaik sebesar 95% yoy menjadi minus Rp 70 miliar dari minus Rp 1,2 triliun.
“E-commerceservicefee yang didapat GOTO juga meningkat 43,29% qoq dan menyumbang ke pendapatan grup sebesar Rp 157,03 miliar dibandingkan kuartal lalu Rp 109,63 miliar,” tulis analis NH Korindo Sekuritas Indonesia, Richard Jonathan Halim dalam risetnya.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, segmen fintech GOTO melaju dengan pertumbuhan GTV sebesar 27% yoy menjadi Rp 115,3 triliun dari Rp 90,48 triliun. Take rate naik 0,24% yoy dan pendapatan melonjak 210,6% yoy menjadi Rp 640 miliar dari Rp 206 miliar.
“Adjusted EBITDA pada segmen tersebut dalam proses menuju ke level positif dengan pengurangan kerugian sebesar 67% yoy menjadi Rp 168 miliar dari Rp 508 miliar,” jelas Richard.
Sementara itu, penguatan pada segmen fintech didukung oleh tingkat consumer lending, seperti produk buy now pay later (BNPL) dan pinjaman tunai, yang disalurkan kepada konsumen GOTO. Total tingkat utang yang disalurkan bertumbuh 3,5 kali yoy menjadi Rp 3,5 triliun dari Rp 2,7 triliun.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Per Juni 2024, perseroan akhirnya meluncurkan produk BNPL sebagai metode pembayaran cicilan untuk pengguna yang berbelanja di Shop Tokopedia pada platform TikTok.
“Target GOTO untuk mencapai adjusted EBITDA positif secara keseluruhan pada 2024 menjadi pertimbangan utama. Namun, adjusted EBITDA perseroan pada dua kuartal ini masih negatif. Cash dari operasional juga memburuk secara kuartalan dari minus Rp 81,68 miliar menjadi minus Rp 513,06 miliar,” ungkap dia.
Menurut guidance perseroan, adjusted EBITDA pada semester II-2024 diekspektasikan membaik, karena didukung oleh faktor musiman perusahaan menjelang kuartal III dan IV.
Di sisi lain, program pembelian kembali (buyback) saham mulai dilaksanakan dengan pembelian senilai US$ 12 juta per Juni 2024 dari maksimum US$ 200 juta.
Dengan berbagai pertimbangan, NH Korindo Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy saham GOTO. Namun, target harga saham GOTO diturunkan menjadi Rp 77 dari sebelumnya Rp 81. Target harga baru tersebut mengimplikasikan EV/sales 2024 sebesar 4,94 kali.
Risiko utamanya jika pasar berfluktuasi, terjadi persaingan yang sangat ketat di segmen usaha GOTO, muncul regulasi yang kontraproduktif, dan terjadi kesalahan eksekusi strategi dalam integrasi antar ekosistem.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #goto #saham-goto #go-jek #tokopedia #adjusted-ebitda #goto-rugi #rekomendasi-saham #nh-korindo-sekuritas #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/370546/target-harga-saham-goto-diturunkan