IHSG Belum Terlalu Kuat Nanjak, Saham ANTM hingga ASII Dibidik
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal pekan diperkirakan belum terlalu kuat untuk naik. Saham ANTM hingga ASII dibidik... - Halaman all
(InvestorID) 18/08/24 15:13 14513560
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (19/8/2024) diprediksi turun, dengan perkiraan level terendah (support) di 7.340, pivot 7.400, dan tertinggi (resistance) 7.450.
Pada perdagangan Jumat (16/8), IHSG ditutup menguat 22,58 poin (0,3%) ke level 7.432. Ini hanya terpaut 5 poin untuk bisa mengukir rekor baru penutupan tertinggi IHSG sepanjang masa atau all time high (ATH).
Sebagai informasi, rekor tertinggi penutupan IHSG sepanjang masa terjadi pada 14 Agustus 2024 di level 7.436. Sedangkan rekor tertinggi intraday pada 15 Agustus 2024 di level 7.460.
Secara teknikal, IHSG kini tertahan di strong resistance pada level 7.450. Sedangkan indikator stochastic RSI berpotensi membentuk deathcross pada area jenuh beli (overbought).
“Dengan begitu, IHSG berpotensi terkoreksi untuk menutup gap di level 7.366 pada perdagangan Senin (19/8),” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (18/8).
Secara sentimen, pasar mengantisipasi FOMC Minutes yang dijadwalkan pada 22 Agustus sebagai acuan pasar terhadap arah kebijakan moneter The Fed ke depan, setelah rilis data-data ekonomi terbaru Amerika Serikat (AS) akhir-akhir ini.
Selain itu, coreinflationrate Juli 2024 di Zona Euro dijadwalkan rilis pada 20 Agustus yang diperkirakan stabil di level 2,9% yoy. Perkiraan tersebut mengindikasikan bahwa tingkat konsumsi di Zona Euro masih cenderung kuat.
Dari regional, pasar menantikan rilis data foreigndirectinvestment (FDI) China bulan Juli 2024 yang bakal dirilis pada 19 Agustus. “Data tersebut diyakini dapat memengaruhi pandangan pasar terhadap outlook pertumbuhan ekonomi China pada semester II-2024,” sebut Phintraco Sekuritas.
Di samping itu, Jepang dijadwalkan merilis neraca perdagangan bulan Juli 2024 pada 21 Agustus, yang diperkirakan surplus seiring dengan realisasi pertumbuhan ekonomi Jepang pada kuartal II-2024 sebesar 3,1% yoy.
Dari dalam negeri, pasar menunggu Rapat Dewan Gubernur BI yang dijadwalkan pada 21 Agustus, yang akan membahas mengenai keputusan suku bunga acuan serta arah kebijakan moneter ke depan.
Cara Cuan dari Saham ANTM hingga ASII
Sementara itu, KB Valbury Sekuritas merinci cara memaksimalkan cuan dari beberapa saham, mulai dari ANTM hingga ASII, untuk perdagangan Senin (19/8):
1. ANTM
- Trading buy.
- Target harga 1.540.
- Level resistance 1.540, support 1.410.
- Stop loss 1.280.
2. TLKM
- Trading buy.
- Target harga 3.050.
- Level resistance 3.050, support 2.910.
- Stop loss 2.770.
3. UNTR
- Trading buy.
- Target harga 25.350.
- Level resistance 25.350, support 24.850.
- Stop loss 24.350.
4. PTBA
- Trading buy.
- Target harga 2.800.
- Level resistance 2.800, support 2.690.
- Stop loss 2.580.
5. ADRO
- Trading buy.
- Target harga 3.370.
- Level resistance 3.370, support 3.240.
- Stop loss 3.110.
6. ASII
- Trading buy.
- Target harga 5.050.
- Level resistance 5.050, support 4.800.
- Stop loss 4.550.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #ihsg #antm #asii #indeks-harga-saham-gabungan #suku-bunga-bi-rate #ptba #tlkm #adro #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/370556/ihsg-belum-terlalu-kuat-nanjak-saham-antm-hingga-asii-dibidik