Hasil Studi: Hanya 40 Persen Anak Muda yang Konsisten Menabung
Konsistensi menabung sangat penting untuk menghadapi kebutuhan mendesak. Halaman all
(Kompas.com) 20/08/24 14:46 14518794
JAKARTA, KOMPAS.com - Studi Katadata Insight Center mengungkapkan, hanya sekitar 40 persen responden generasi muda yang konsisten mengalokasikan dana secara khusus untuk menabung.
Studi yang sama menemukan, separuh dari responden tersebut menyatakan, tabungan yang disisihkan dari 1-20 persen penghasilannya, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama 3 bulan ke depan.
Padahal, konsistensi dalam menabung sangat penting untuk menghadapi kebutuhan mendesak dan merencanakan tujuan finansial jangka panjang seperti pendidikan, rumah, atau modal usaha.
Dengan kebiasaan menabung, generasi muda akan memiliki fondasi finansial yang kuat, mampu mengurangi ketergantungan pada utang, serta siap menghadapi situasi darurat tanpa menambah beban keuangan di masa depan.
Selain itu, kehadiran berbagai inovasi layanan perbankan, seperti bank digital, juga diharapkan dapat turut mendorong budaya menabung pada generasi muda.
Namun, studi dari Populix justru mengungkapkan, lebih dari 50 persen generasi Z dan Y menggunakan bank digital hanya untuk transaksi, sementara hanya 36 persen yang menggunakannya untuk menabung.
Menanggapi fenomena ini, Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk Anton Hermawan mengatakan, sejak awal pihaknya telah merancang produk dan layanan perbankan digital agar tidak hanya mampu menjadi solusi yang relevan dengan gaya hidup dan kebutuhan generasi muda, tetapi juga membantu dalam menabung dan investasi.
"Meskipun terkesan sederhana, konsistensi menabung merupakan fondasi yang perlu dibangun kuat sebelum mengakses produk keuangan lainnya seperti investasi. Menabung bukan hanya tentang menyisihkan uang, tetapi juga tentang membangun disiplin dan kebiasaan yang baik untuk masa depan yang lebih terencana," kata dia dalam keterangan resmi, Selasa (20/8/2024).
Ia menambahkan, di kalangan anak muda, Krom Bank melihat anak muda cenderung menabung dengan tujuan spesifik, seperti untuk liburan, membeli gadget, pendidikan lanjutan, atau down payment rumah.
Adanya tujuan membantu anak muda lebih disiplin. Oleh karena itu, inovasi digital yang dibawa oleh bank digital seharusnya tidak hanya semakin mempermudah proses menabung bagi generasi muda, tetapi juga membuat menabung jadi lebih fun dan relevan bagi gaya hidup.
Guna menjawab tantangan dan kebutuhan generasi muda dalam menabung, Anton bilang, Krom Bank telah memiliki fitur yang memungkinkan nasabah untuk memiliki 20 tabungan untuk berbagai kebutuhan dalam satu rekening. Fitur ini memudahkan nasabah, yang mayoritas generasi muda, untuk mengalokasikan dana sesuai tujuan keuangannya.
Selain itu, deposito dapat menjadi pilihan bagi generasi muda untuk mendapatkan keuntungan yang lebih optimal. Untuk membantu nasabah menumbuhkan uang, Krom Bank juga memungkinkan nasabah untuk memiliki 20 deposito.
“Fleksibilitas berbagai jenis tabungan dan deposito dalam satu rekening akan membantu nasabah mengatur dan memantau tujuan spesifik finansial mereka dengan lebih terstruktur sekaligus memaksimalkan keuntungan,” tutup Anton.