Chatib Basri Prediksi Badan Penerimaan Negara Belum Akan Dibentuk dalam Waktu Dekat Halaman all
Menteri Keuangan periode 2013-2014 Chatib Basri meyakini pembentukan BPN belum akan terealisasi dalam waktu dekat. Halaman all?page=all
(Kompas.com) 20/08/24 19:19 14521257
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto berencana memisahkan fungsi pengumpulan penerimaan pajak dan bea cukai dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan membentuk Badan Penerimaan Negara (BPN).
Namun demikian, Menteri Keuangan periode 2013-2014 Chatib Basri meyakini pembentukan BPN belum akan terealisasi dalam waktu dekat.
"Saya pikir kecil kemungkinan untuk pemerintahan mendatang mendirikan badan penerimaan negara sekarang," kata dia, dalam webinar Indonesia\'s Budget and Economic Outlook 2025, Selasa (20/8/2024).
SHUTTERSTOCK/WULANDARI WULANDARI Ilustrasi logo Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC).Pasalnya, sampai saat ini belum terdapat aturan yang menjadi payung hukum untuk pembentukan BPN, padahal pemerintah sudah mulai membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025.
Chatib menjelaskan, perumusan APBN 2025 bakal rampung pada September 2024 mendatang, di mana jika aturan terkait BPN tidak terbentuk hingga periode tersebut, maka tidak terdapat anggaran yang akan dialokasikan.
"Jadi ini berarti jika nanti pemerintah memisahkan fungsi pajak dari Kementerian Keuangan, mereka tidak akan memiliki gaji pada 2025, kecuali anda membentuk BPN sekarang," tutur Chatib.
Lebih lanjut Chatib bilang, hal yang perlu disoroti dari pembentukan BPN bukanlah pemisahan fungsi penerimaan pajak dan bea cukai dari Kementerian Keuangan, melainkan implementasi dan penyesuaiannya.
Sebab, negara seperti Australia dan Amerika Serikat (AS) berhasil memisahkan fungsi perpajakan dari Kementerian Keuangan.
Namun demikian, di sisi lain sejumlah negara juga mampu memaksimalkan potensi penerimaan negara lewat Kementerian Keuangan.
#penerimaan-pajak #chatib-basri #badan-penerimaan-negara #apbn-2025